Mamuju (ANTARA News)- Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Mamuju, Sulbar, Muhammad Ali Chandra, mengatakan, salah satu program yang harus dilakukan adalah mempersiapkan tenaga pendidik berkualifikasi S2, sesuai standarisasi yang dikeluarkan oleh pemerintah.

"Program persiapan tenaga pendidik atau dosen pada STIE Muhammadiyah ini untuk meraih gelar S2 adalah tindaklanjut dari kebijakan pemerintah yang tertuang dalam Undang-Undang nomor 14 tahun 2005 tentang kualifikasi dosen dan guru bagi tenaga pengajar pada perguruan tinggi," kata Ali Chandra di Mamuju.

Menurutnya, lahirnya kebijakan pemerintah tersebut yang mewajibkan dosen yang mengajar pada perguruan tinggi harus berkualifikasi S2 dan tidak dibolehkan mengajar jika hanya berkualifikasi S1 adalah sebuah tantangan yang harus disikapi untuk ditindaklanjuti.

"ebijakan pemerintah tersebut yang mewajibkan dosen atau tenaga pengajar pada perguruan tinggi berkualifikasi S2 mulai berlaku pada tahun 2014, sehingga  tuntutan itu akan kami upayakan tenaga pengajar atau dosen pada STIE ini tuntas sebelum tahun 2014," ujarnya.

Ali Chandra mengatakan, sejumlah dosen STIE telah yang memiliki kualifikasi S2, namun demikian, sebagian dosen lainnya berkualifikasi S1.

"Tindaklanjut dari kebijakan pemerintah itu menjadi salah satu bagian yang akan menjadi perhatian kami untuk meminta para dosen ini segera melanjutkan pendidikan untuk meraih S2 sebelum tahun 2014," tuturnya.

Hal itu kata dia, sebagai bagian mengubah paradigma pada perguruan tinggi untuk peningkatan hasil mutu pendidikan bagi mahasiswa yang ada pada perguruan tinggi itu sendiri.

Selain itu kata dia, kebijakan pemerintah atas dikeluarkannya UU nomor 14 tersebut, juga berguna untuk pelaksanaan pendidikan memberikan nilai tambah dalam hal pengetahuan, sikap dan keterampilan kepada mahasiswa sehingga tercipta sumberdaya manusia yang berkompetensi tinggi.

"Pengembangan pendidikan adalah tanggungjawab bersama baik pemerintah maupun masyarakat,untuk menumbuhkambangkan pendidikan dalam rangka peningkatan SDM khususnya di Sulbar membantu pemerintah untuk percepatan pembangunan di daerah," ujarnya. (KR-ACO)
(T.KR-ACO/S016)

Editor: Daniel
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasulsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar