Makassar (ANTARA News) - Pekan olah raga daerah (Porda) Sulawesi Selatan (Sulsel) yang akan digelar pada Oktober 2010 di kabupaten Pangkep, digabungkan pelaksanaannya dengan pekan olah raga penyandang cacat daerah (Porcada).

Sekretaris Pemkab Pangkep Drs H Surya Agraria, Msi di Makassar, Selasa, mengatakan, Porda Sulsel 2010 yang mempertandingkan 25 cabang olah raga dilaksanakan bersamaan dengan Porcada yang mempertandingan lima cabang olah raga.

Surya tidak menyebutkan cabang olah raga yang dipertandingkan di Porcada, sebab penentuan cabang yang diperlombakan sepenuhnya diserahkan kepada pengurus daerah olah raga penyandang cacat Sulsel.

"Kami hanya menyelenggarakan pertandingan, sedangkan yang menetapkan cabang olah raga yang dipertandingkan adalah KONI dan organisasi masing-masing cabang olah raga, termasuk olah raga penyandang cacat, "ujar Surya.

Pemkab Pangkep kini gencar membangunan sarana olah raga yang akan digunakan untuk pertandingan, terutama stadion untuk upacara pembukaan dan penutupan Porda.

Pembangunan stadion hingga kini telah mencapai 68 persen dan diharapkan rampung pada September mendatang, sementara fasilitas lainnya hampir rampung karena hanya pembenahan.

Porda Sulsel 2010 di Pangkep akan menghabiskan dana sekitar Rp18 miliar, namun dengan kegiatan olah raga ini akan maningkatkan ekonomi kerakyatan, menyusul tingginya transaksi berupa sembako, pedagang kaki lima (PKL) serta penjualan cendera mata pada saat Porda digelar, kata Surya.

Sementara itu, Humas KONI Sulsel Piet Heriadi mengatakan, pelaksanaan Porda bersama Porcada di Pangkep merupakan yang kedua setelah pada Porda sebelumnya 2006 di kabupaten Bone.

Kedua kegiatan olah raga ini tidak  tumpang tindih karena Porcada digelar setelah Porda usai, sehingga seluruh sarana olah raga yang tersedia sepenuhnya digunakan oleh atlet-atlet Porcada, ujar Piet. (T.S016/T009)