Makassar (ANTARA News) - Produsen gula rafinasi PT. Makassar Tene' menguasai pasar konsumsi gula di Sulawesi Selatan menjelang bulan suci Ramadhan dengan tingkat produksi mencapai 1.500 ton perhari .

Direktur PT. Makassar Tene' Abuan Halim di Makassar, Rabu, mengatakan tingkat produksi perusahaannya rata-rata 1.300 ton - 1.500 ton per hari, dengan sasaran wilayah pemasaran mencakup Sulsel dan beberapa daerah lainnya di kawasan timur Indonesia.

Dia mengaku, produksi gula perusahaannya hampir sebagian besar di konsumsi masyarakat umum, padahal produksi gula ini sebenarnya hanya untuk melayani permintaan konsumsi gula sejumlah industri skala kecil di daerah ini.

"Banyak gula kami yang beredar untuk konsumsi di pasar-pasar tradisional, karena masyarakat tidak memiliki pilihan lain," kata dia.

Produksi gula rafinasi menjadi alternatif konsumsi masyarakat, karena dipengaruhi keterbatasan produksi gula PT. Perkebunan Negara (PTPN) XIV yang belum mampu mencukupi kebutuhan gula Sulsel sebesar 130.000 ton per tahun. 

Hampir 80 persen gula konsumsi yang beredar di masyarakat adalah produksi gula rafinasi.

Dia mengaku khawatir, kebijakan penarikan gula rafinasi di pasaran akan menyebabkan terjadinya kenaikan harga gula terkait berkurangnya stok gula konsumsi masyarakat. 

Apalagi, sebulan terakhir ini permintaan gula mengalami penurunan karena harga gula Internasional turun dari 0,02 dolar AS per pon menjadi 22,69 dolar AS per pon.

"Penurunan permintaan gula di pasaran sekitar 30 persen," ucapnya.

Tahun ini, produsen gula terbesar di KTI itu menargetkan produksi gula rafinasi mencapai 300.000 ton atau dua kali lipat kebutuhan konsumsi gula Sulsel selama setahun. (T.KR-HK/S016)

Editor: Daniel
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasulsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar