Mamuju (ANTARA News) - Anggota DPD RI, Asri Anas, meminta aparat kepolisian segera mengusut tuntas terhadap pelaku atau oknum yang melakukan pengrusakan baliho yang ada di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
"Saya sangat menyesalkan adanya oknum yang sengaja melakukan pengrusakan Baliho, padahal baliho saya ini saya pasang selaku anggota DPD RI yang memberikan ucapan selamat peringatan HUT RI dan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa terhadap konstituen saya pada khususnya dan masyarakat Sulbar pada umumnya," kata Asri Anas di Mamuju, Kamis.
Ia mengatakan, dirinya telah mendapatkan kabar dari beberapa tim bahwa baliho yang dipajang di depan kantor Gubernur Sulbar dan di depan Hotel D Maleo telah dirusak oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.
Sehingga pihaknya akan melaporkan kejadian itu kepada Polres Mamuju, untuk segera mengusut siapa pelaku pengrusakan baliho itu.
"Besok, tim kami akan menyurat secara resmi kepihak Polres Mamuju untuk membantu mengamankan baliho itu, karena prinsipnya pemasangan baliho ini tidak ada yang dilanggar karena murni hanya ucapan HUT RI dan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada konstituen selaku pejabat negara anggota DPD RI yang dipilih masyarakat Sulbar," tuturnya.
Asri yang juga mantan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulbar ini, sangat menyesalkan adanya aksi pengrusakan beberapa balihonya.
"Bukan hanya di Mamuju yang dirusak, tetapi ada pula Baliho saya di Kabupaten Polewali Mandar yang diturunkan," ucapnya.
Meski demikian, kata dia, dirinyas meminta agar pendukungnya di Sulbar tetap menahan diri dan tidak mudah terpancing atas adanya aksi pengrusakan tersebut.
"Saya sudah sampaikan kepada tim kami yang ada di Sulbar agar tidak terprovokasi dengan aksi-aksi konyol itu," ucapnya.
Ia mengatakan, dirinya sebagai anak muda biasa tidak akan pernah merasa ketakutan dengan kejadian seperti ini.
"Baliho ini tidak ada kaitannya dengan politik, jadi tudak usah ditakut-takuti apalagi jika dalam duni politik karena saya memiliki resources seperti lainnya, sehingga bagi kami kejadian itu tidak perlu dipersoalkan secara berlebihan," ujarnya. (T.KR-ACO/F003)
Asri Anas Minta Polisi Usut Pengrusakan Baliho
COPYRIGHT © 2010
Baca Juga
- Banjir Merendam Ratusan Hektare Sawah di Kalukku
- Listrik Prabayar Sulbar Capai 10.500 Pelanggan
- Masyarakat Kasiwa Minta Dibangunkan Masjid
- Rasio Pengguna Listrik PLN Sulbar Masih Rendah
- KLH Latih Kepala Sekolah Majene Raih Adiwiyata
- Bendungan Tommo Dianggarkan Rp61 Miliar
- Pembangunan Bendungan Tommo Terkendala Pembebasan Lahan
- SDK Kembali Pimpin Pemuda Pancasila Sulbar

















