Sulbar Lakukan Pemetaan Objek Wisata
(Anwar Adnan Saleh/sulbarprov.go.id)
Mamuju (ANTARA News) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Parawisata akan melakukan pemetaan objek wisata untuk menyambut pencanangan visit tour wisata tahun 2011 yang akan datang.

"Tahun 2011 kita akan canangkan tahun kunjungan wisata. Makanya kami minta Disporabudpar segera melakukan pemetaan objek-objek wisata yang layak dijual guna menarik wisatawan datang," kata Gubernur Sulbar H. Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Sabtu.

Menurut dia, potensi wisata di Sulbar cukup banyak. Namun demikian, potensi wisata ini tidak akan mungkin dapat diketahui oleh masyarakat luas apabila tidak dilakukan promo besar-besaran sesuai dengan hasil pemetaan potensi wisata di daerah ini.

"Disporabudpar harus banyak melakukan promo melalui media massa ataupun melalui layanan internet di dunia maya, sehingga para wisatawan lokal maupun mancanegara dapat mengetahui potensi wisata yang kita miliki," paparnya.

Gubernur mengatakan, Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Parawisata (Disporabudpar) selaku leading sektor pengembangan promosi wisata harus banyak-banyak memanfaatkan layanan IT untuk menjual potensi wisata daerah, sehingga rencana pencanangan tahun kunjungan wisata di tahun 2011 benar-benar dapat dimaksimalkan.

"Pencanangan tahun kunjungan wisata ini harus benar-benar bisa terlaksana secara baik dan maksimal bukan hanya pencanangan sehari yang tidak berkelanjutan," ungkapnya.

Dia menyebutkan, dari lima kabupaten di Sulbar, Kabupaten Mamasa dijadikan sebagai daerah destinasi wisata, namun begitu, beberapa potensi wisata pesisir yang ada di Polman, Majene, Mamuju dan Mamuju Utara tidak boleh dilupakan begitu saja.

"Potensi wisata pesisir juga cukup banyak di daerah ini, namun belum tertangani secara maksimal sehingga belum sempat dilirik oleh wisatawan," katanya.

Ia menambahkan, pengembangan wisata tersebut salah satu aset daerah yang bisa mendatangkan pendapatan asli daerah dan mampu meningkatkan perekonomian rakyat.

"Jika wisata berjalan maksimal, maka perekonomian di daerah itu pasti mengalami kemajuan," ujarnya. (T.KR-ACO/R010)