Makassar (ANTARA News) - Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan inspeksi mendadak di Terminal Regional Daya dan Terminal Malengkeri Makassar, Jumat.
Anggota Komisi D DPRD Sulsel, Amru Saher, menyebutkan, pihaknya akan melihat situasi penumpang maupun jumlah angkutan umum menjelang lebaran.
"Kita ingin memastikan apakah pengusaha angkutan benar-benar siap. Jangan sampai saat mau lebaran banyak penumpang terlantar," katanya.
Selain itu, DPRD juga menginvestigasi tarif angkutan darat apakah masih sesuai ketentuan Dinas Perhubungan yakni maksimal dinaikkan 10 persen.
"Banyak yang mengatakan kalau pengusaha angkutan sudah banyak yang menaikkan tarif diatas 10 persen," jelasnya.
Untuk kesiapan angkutan lebaran 2010 di Terminal Daya, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Sulsel mencatat mobil penumpang dengan tujuang Sulsel bagian utara sebanyak 3.091 unit.
Jumlah tersebut meliputi, angkutan kota 1.473 unit, bus besar 73 unit, bus sedang 277 unit, dan bus kecil 808 unit.
Sedang untuk angkutan antar provinsi 460 unit, meliputi, Sulsel- Sulbar 125 unit, Makassar-Manado 35 unit, Makassar-Palu 86 unit, Makassar-Kendari 126 unit, dan Makassar-Mamuju 88 unit.
Sementara untuk Terminal Malengkeri yang melayani Sulsel bagian selatan, jumlah angkutan 2.021 unit, meliputi angkot 1.295 unit, bus besar 3 unit, bus sedang 22 unit, dan bus kecil 701 unit. (T.pso-099/M012)
DPRD Sulsel Sidak Terminal Daya dan Malengkeri
COPYRIGHT © 2010
Baca Juga
- DPRD Sulsel Siapkan Rp8 Miliar untuk Perda
- Pansus DPRD Survei Kelayakan Pemekaran Bone Selatan
- Realisasi APBD harus 20 Persen Triwulan Pertama
- DPRD Sulsel Bentuk Pansus Luteng dan Bonsel
- Bencana Konstruksi Sulsel Perlu Evaluasi Menyeluruh
- Pembentukan Kabupaten Luteng Direkomendasikan ke DPRD
- DPRD Sulsel Kecam Produsen Pupuk Urea
- Jalan Strategis Makassar-Bone Sepanjang 30 Km

















