Berita Terkait
Kendari (ANTARA News) - Wilayah Buton Raya hingga saat ini belum memenuhi syarat untuk dimekarkan menjadi provinsi otonom yang terpisah dari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) karena masih kekurangan satu kabupaten lagi.

"Usulan pemekaran Provinsi Buton Raya sudah masuk ke Komisi II DPR RI dan telah menjadi salah satu bagian dalam program legislasi nasional (Prolegnas), namun terkendala karena hanya mencakup empat kabupaten yakni Buton, Wakatobi, Buton Utara dan Kota Baubau," kata salah seorang pejuang pemekaran Buton Raya La Ode Djeni Hasmar di Kendari, Jum'at.

Karena kekurangan itu, kata dia, maka untuk diproses menjadi provinsi baru masih harus menunggu kelengkapan cakupan wilayah, minimal satu kabupaten lagi.

Pemerintah Kabupaten Buton, menurut Djeni, tengah mengusulkan dua daerah pemekaran baru yakni Buton Tengah dan Buton Selatan. 

"Kedua daerah yang disulkan itu, sudah bahas Komisi II DPR bersamaan dengan 21 daerah lainnya di Indonesia dan memenuhi syarat untuk dimekarkan." katanya.

Di Sultra sendiri selain Buton Tengah dan Buton Selatan yang sudah memenuhi syarat untuk dimekarkan, juga terdapat tiga daerah lain yakni Kota Raha, Muna Barat dan Kolaka Timur.

"Kelima daerah itu, tinggal menunggu persetujuan pemerintah untuk mekar menjadi kabupaten otonom baru," katanya.

Ia menambahkan, kelima daerah calon pemekaran wilayah itu diperkirakan akan mendapat persetujuan dari pemerintah tahun 2011.

Djeni mengatakan, segera setelah lima daerah tersebut mekar, Provinsi Buton Raya akan segera lahir karena dua dari daerah tersebut masuk dalam wilayah cakupan Buton Raya sehingga menjadi enam kabupaten.

"Sesuai amanah undang-undang, dengan cakupan enam wilayah kabupaten, Buton Raya sudah memenuhi syarat menjadi provinsi baru," katanya. (T.pso-227/R007)

Editor: Daniel
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasulsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar