Makassar (ANTARA News) - Nilai investasi dua tambang biji besi Sulawesi Selatan di Kabupaten Bone dan Kabupaten Toraja Utara, yang diharapkan bisa menjadi perusahaan tambang besar, mencapai Rp5 triliun.

"Kita berharap bukan cuma PT Inco tambang di Sulsel yang besar, tetapi ada tambang biji besi di Bone dan Toraja yang akan kita launching (luncurkan) bertepatan dengan hari jadi Sulsel," kata Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo di Makassar, Jumat.

Menurut mantan wakil gubernur Sulsel dan bupati Gowa itu, peluncuran dua tambang biji besi tersebut akan dilaksanakan di Hari Ulang Tahun (HUT) Sulsel pada Januari 2011.

Data Dinas Energi Sumber Daya Mineral Bone menyebutkan bahwa ada dua investor di Kecamatan Bontocani yang menanamkan modalnya untuk tambang bijih besi yakni PT Sindo Mandiri dan PT Anugerah Permata Bumi.

Disebutkan bahwa yang akan melakukan ekspor perdana adalah PT Anugerah dengan negara tujuan China, sedangkan PT Sindo Mandiri sudah dua kali melakukan pengapalan dengan volume ekspor sekitar 60.000 ton.

PT Anugerah mengelola lahan seluas 2.500 hektare dengan produksi saat ini sekitar 30.000 ton per bulan, dengan menggunakan alat mekanis atau alat berat.

Setelah diluncurkan, pembangunan tambang dan industri biji besi Bone diperkirakan bisa menampung 1.000 lebih pekerja.

Sementara, di Toraja Utara, kandungan biji besi yang sudah dieksploitasi kecil-kecilan berada di wilayah perbatasan dengan Kabupaten Luwu.(T.pso-099/A023)

Editor: Daniel
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasulsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar