Makassar (ANTARA News) - Sesama penghuni rumah tahanan (Rutan) Kelas I Makassar terlibat bentrokan antara tahanan narkoba dan tahanan pidana umum (Pidum) yang menempati blok C1 dan C2.
Kepala Satuan Pengamanan Rutan, Fathorrozy di Makassar, Kamis, membenarkan adanya bentrokan di kedua blok tersebut.
"Bentrokan tidak berlangsung lama karena cepat diamankan oleh petugas keamanan dan memisahkan kedua kelompok tahanan itu," ujarnya.
informasi yang diperoleh di Rutan Kelas I Makassar, pemicu bentrokan diawali dari ulah terpidana pembunuhan oknum tentara bernama Syarif alias Dewa, dan Ahmadi alias Ricky.
Kedua narapidana yang baru saja divonis 14 tahun penjara setelah menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Makassar melempari tahanan narkoba yang ada di lantai dua.
Tahanan narkoba yang berada di blok C2 lantai dua itu tidak terima dan melakukan pembalasan dengan melempar balik tahanan blok C1 yang berada di lantai dasar.
Saling lempar batu yang diambil dari beberapa keramik dan benda lainnya itu melukai beberapa tahanan yang berada di lantai dasar.
Dewa yang memulia bentrokan itu kemudian mengejar tahanan narkoba di lantai dua hingga akhirnya menjadi bulan-bulanan pengeroyokan. Dari bentrokan itu, beberapa tahanan dikabarkan menderita luka.
Kedua kubu akhirnya bisa dilerai setelah puluhan petugas keamanan Rutan turun tangan. Dewa dan Rick yang menjadi pemicu bentrokan langsung diisolasi.
Kepala Rumah Tahanan Kelas I Makassar, Heru Setiyana mengaku belum menerima laporan keributan yang terjadi di dua blok tahanan itu.
"Saya belum mendapat laporan dan kalau pun ada itu biasa karena di rutan ini juga ada tahanan sama dengan masyarakat luar sana yang terkadang terjadi keributan kecil-kecilan," ujarnya.
(T.KR-MH/S016)
Tahanan Narkoba dan Pidum Bentrok di Rutan
COPYRIGHT © 2010
Baca Juga
- Gubernur : Bentrok Ambon tidak Pengaruhi MTQ Nasional
- Gubernur Maluku Imbau Warga Tahan Diri
- Kasat Brimob Gorontalo Dicopot
- Pangdam : Biarkan Polisi yang Mengklarifikasi Soal Penembakan
- Kapolres Limboto Imbau Masyarakat Jangan Terprovokasi
- Empat Luka Tembak Akibat Bentrok TNI-Polri Gorontalo
- Polisi Belum Tetapkan Tersangka Peristiwa Bentrokan
- Unjuk Rasa BBM di Makassar Berakhir Rusuh

















