Berita Terkait
Makassar (ANTARA News) - Investor tambang bijih besi di Kabupaten Bone tengah menunggu izin pembangunan pelabuhan dari Kementerian Perhubungan sebagai infrastruktur pendukung ekspor.

Manajer Eksplorasi PT Sindo Mandiri, Halim Hayade, di Makassar, Rabu, mengatakan, ekspor yang dilakukan dalam jumlah yang besar selama ini masih memanfaatkan pelabuhan penyeberangan umum.

Pembangunan pelabuhan ekspor tersebut rencananya akan dibangun di Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone setelah memperoleh izin dari kementerian Perhubungan.

Selama ini, pihaknya telah memasok bahan mentah untuk industri baja China hingga 95 ribu ton dengan tujuh kali pengiriman. "Rencananya, sudah ada pengolahan pada 2011 nanti," katanya.

Pihaknya juga berencana memperbesar kapasitas produksinya hingga 150 ribu ton dengan eksploitasi tambang menggunakan sistem peledakan dan perluasan wilayah tambang.

Perusahaan yang beroperasi pada 2009 ini mengelola lahan tambang seluas 133 hektare sesuai izin dari Kementerian Kehutanan. Rencana perluasan areal tambang juga masih menunggu izin Kementerian Kehutanan.

Selama beroperasi tambang bijih besi di Kelurahan Kahu, Kecamatan Bonto Cani, Bone ini telah memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah pemerintah daerah.

Bagi hasil yang diberikan untuk Kabupaten Bone senilai Rp6000 per ton dan Rp2000 per ton untuk Kabupaten Sinjai dari total produksi yang diekspor, belum termasuk retribusi dan pajak-pajak yang telah dibayarkan lainnya. (T.KR-RY/M012)

Editor: Daniel
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasulsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar