Makassar (ANTARA News) - Badan Kepegawaian Daerah Kota Makassar menyatakan bahwa prosedur penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil 2010 sudah sesuai dengan prosedur yang ditetapkan Kementrian Pemberdayaan dan Aparatur Negara.

"Pada 1 Februari seluruh BKD kabupaten/kota diundang rapat koordinasi di ruang pola Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang dimana pada saat itu ada perwakilan dari BKN Pusat," ujar Kepala BKD Makassar Sittiara di Makassar, Senin.

Ia mengatakan, dalam surat undangan rakor dari BKN yang dilayangkan ke BKD Makassar untuk membahas mengenai masalah dalam penerimaan CPNS 2010.

Dalam surat itu, BKD Kota Makassar tidak termasuk dalam kriteria penerimaan CPNS bermasalah karena dalam penerimaan tidak ada aturan yang dilanggar maupun tidak adanya kesalahan teknis seperti ijazah palsu yang diduga banyak digunakan pelajar.

"Semuanya telah sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang ditetapkan. Mengenai pembuatan soal juga tidak harus mengikuti pemprov, jadi tidak ada aturan yang dilanggar," katanya.

Sittiara juga mengaku jika pihaknya juga sudah mengklarifikasi masalah itu ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) baru-baru ini.

"Makassar tidak masuk dalam daftar penerimaan CPNS bermasalah karena saya sudah melakukan koordinasi langsung dengan Kemenpan," tuturnya.

Sebelumnya, Kementerian Pemberdayaan dan Aparatur Negara mempertanyakan kepada Pemprov Sulsel mengapa Pemkot Makassar tidak mengikuti pemprov dalam proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil 2010.

"Yang jelas kita pernah dipanggil Kemenpan untuk menyelesaikan masalah CPNS. Makassar memang masih dipertanyakan kenapa tidak mengikuti Sulsel," kata Sekretaris Provinsi Sulsel Andi Muallim.

Padahal, lanjutnya, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 19/2010 telah dijelaskan bahwa apapun bentuk hubungan pemerintahan kabupaten dan kota dengan provinsi, gubernur adalah koordinator.

"Menpan masih mempertanyakan, kenapa Makassar tidak ikut provinsi. Sampai hari ini memang belum selesai Surat Keputusan pengangkatannya," ujarnya.

Meski tak menyebutkan secara spesifik pertanyaan kemenpan tentang proses seleksi CPNS Makassar, namun pertanyaan tersebut diduga terkait ketidakikutsertaan Makassar dalam kerja sama Pemprov dengan Universitas Indonesia (UI) sebagai mitra proses seleksi CPNS.

Makassar, satu-satunya kota di Sulsel yang memilih bermitra dengan Universitas Hasanuddin dan Universitas Negeri Makassar dalam proses seleksi CPNS.

Selain Makassar, Kemenpan juga mempertanyakan, proses seleksi di Kabupaten Luwu Timur karena membuat aturan baru.(T.KR-MH/Y006) 

Editor: Daniel
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasulsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar