SMS Rayuan Serang Elit PKS Sulsel
Makassar (ANTARA News) - Pesan singkat atau Short Message Service (SMS) berisi berbagai macam rayuan menyerang elit politik Partai Keadilan Sejahtera Sulawesi Selatan.

Sekretaris Dewan Syariah Wilayah Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sulsel, Jafar Sodding di Makassar, Kamis, menyebut sejak 5 April sudah tiga kali mendapat SMS yang menawarkan jasa perempuan penghibur.

"Info sahabat, mitra kencan gadis cantik + eksotis, gadis indo sekretaris, Irma, 21 th, muslim, tinggi + seksi, mau nomor hpnya SMS Ketik DC WJ2440 Kirim ke-3910. H:0318436082," demikian kutipan SMS terakhir yang masuk ke telepon seluler Jafar dari pengirim 082380099348.

Bahkan ia menyebut separuh dari elit PKS Sulsel mendapat SMS tawaran perempuan maupun bisnis seperti, Mantan Ketua DPW PKS Sulsel, Najamuddin Mara Hamid.

Begitu juga dengan anggota Fraksi PKS DPRD Sulsel, Devi Santi Erawati yang disebut Jafar, mendapat tawaran yang diduga pencucian uang (money laundry) lewat email dengan keuntungan di bagi dua.

"Ada agenda terselubung dari kasus Arifindo dan kasus lain sebelumnya untuk merusak PKS. Itu terbukti saya sendiri ditawari wanita cantik. Hampir semua politisi PKS di Sulsel dapat SMS seperti ini," ucap Jafar dengan nada gemetar.

Sekretaris Komisi E DPRD Sulsel ini menyebut, SMS yang pertama kalinya ia dapat selama 11 tahun di DPRD, didesain secara sistematis untuk membunuh citra PKS sebagai partai yang mengedepankan moral.

Devi sendiri yang dikonfirmasi lewal teleonselulernya membenarkan menerima enam email dalam tiga hari berturut-turut, Jumat-Minggu (8-10/4).

"Jumat masuk satu, Sabtu lima dan Minggu satu, bersamaan saat teman-teman PKS dapat SMS. Isinya bahasa Inggris dan menawarkan uang, dan meminta nomor rekening. Baru kali ini saya dapat email seperti itu. Saya langsung teringat kasus Melinda," ucapnya.

Sementara Sekretaris DPW PKS Sulsel, Amru Saher menyatakan, ada pihak-pihak tertentu yang ingin menggerogoti suara PKS menjelang pemiliham legislatif 2014. Mengingat PKS berdasarkan hasil survei, satu-satunya parpol berideologi Islam yang masuk lima besar.

Ia juga menuding berbagai kasus yang berhembus di PKS didasari oleh sikap keras PKS membentuk pansus mafia pajak dan pansus century, maupun sikap PKS dalam tubuh partai koalisi.

Bukan cuma mendapat serangan lewat SMS, PKS kata Amru juga dipojokkan lewat akun-akun palsu di jejaring sosila facebook dan twitter dengan seluruh status menghardik PKS.

"Saya sendiri belum dapat SMS. Namun dengan masuknya laporan dari dua teman, saya akan ke daerah untuk mengeceknya. Sekaligus meminta agar politisi PKS di daerah tidak terpancing dan tidak menanggapi SMS seperti itu," jelasnya.

DPW PKS sendiri menyerahkan kasus ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang sudah membentuk tim khusus dengan diisi intelejen untuk melacak sumber dibalik berbagai kasus jebakan berbau porno yang menimpa elit PKS.

Elit PKS Sulsel sendiri mengaku tidak terpengaruh kinerjanya dengan adanya SMS tersebut. Kata Amru, semuanya akan dibahas saat konsolidasi dalam peringatan Milad PKS 24 April di Makassar. (T.KR-AAT/S019)