Makassar (ANTARA News) - Naskah "domba-domba revolusi" karya Bambang Soelarto akan dipentaskan di gedung Societte De Harmoni Makassar, 21 Mei mendatang.

Sutradara pementasan drama "domba-domba revolusi", Djamal Dilaga di Makassar, Selasa, mengatakan, judul naskah tersebut sengaja diangkat sesuai tema yang mereka usung tahun ini yakni anak muda, nasionalisme, dan kebudayaan.

"Naskah ini dulunya sempat dilarang tampil pada zaman orde baru karena lekra/PKI mendakwa bahwa lakon ini adalah karya sastra kontra revolusi," ucap dia.

Pementasan yang akan dilakonkan Sanggar Merah Putih Makassar (SMPM) ini, lanjut dia akan coba ditampilkan dengan harapan sebuah revolusi akan dapat terwujud baik secara internal maupun perannya ditengah masyarakat.

"Naskah pementasan ini berdurasi sekitar 80 menit. Naskah itu juga disebut sebagai lakon anti rakyat," ucap dia.

Pementasan karya besar ini digelar dalam rangka peringatan sanggar merah putih memasuki usianya yang ke-33 tahun yang menggelar sebuah pementasan drama dengan judul domba-domba revolusi pada Sabtu, 21 Mei mendatang.

Selain pentas drama yang akan dimainkan sanggar kesenian yang berdiri sejak 20 Mei 1978 ini, SMPM juga akan menggelar temu muka dengan para pendiri dan angkatan lain yang sudah lama dengan melakukan dialog pada tanggal 21 Mei di Museum kota Makassar. (T.KR-HK/Z002)

Editor: Daniel
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasulsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar