Makassar (ANTARA News) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) siap mengajukan surat permohonan Sertifikasi Kelaikan Udara ke Kementerian Perhubungan untuk pendaratan pesawat jenis Boeing 747 seri 400 di Bandara Internasional Hasanuddin, Makassar.

"Surat permohonan telah dibuat dan besok saya akan membawanya sendiri ke Kementerian Perhubungan dan Kementerian Perekonomian," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel, Masykur A. Sulthan, di Makassar, Senin.

Ia mengatakan, Bandara Sultan Hasanuddin harus memenuhi sertifikat tersebut apalagi kini statusnya telah menjadi salah satu gerbang utama perhubungan udara nasional.

"Kita upayakan ke pusat, saya yakin karena pemerintah pusat juga sangat mendukung efisiensi atas rencana Sulsel membuka jalur penerbangan langsung Makassar-Jeddah," jelasnya.

Dukungan juga terlihat dari rencana perluasan kapasitas embarkasi dan debarkasi di Bandara Sultan Hasanuddin untuk keberangkatan calon haji dan umrah langsung dari Makassar.

Konsep surat permohonan sertifikasi tersebut, katanya, juga telah dikomunikasikan dengan maskapai penerbangan Garuda.

Sebelumnya, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk cabang Makassar, mempertanyakan tentang pendeklarasian pendaratan pesawat jenis Boeing 747 seri 400 di Bandara Sultan Hasanuddin.

"Belum di-'declared', apakah sudah bisa atau belum mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Kalau saya tidak salah, pihak yang berwenang memberikan declare adalah Dinas Sertifikasi Kelaikan Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan," jelas General Manager Garuda cabang Makassar, Rismondari.(T.KR-RY/M012)