Makassar (ANTARA News) - Tim sepak bola Sulawesi Selatan mengaku tidak memandang remeh Sulawesi Barat dibabak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) di Kendari pada 28 Juni 2011.

Pelatih sepak bola Sulsel Ali Baba, di Makassar, Kamis, mengatakan bahwa status Sulbar yang baru pertama tampil dibabak kualifikasi tidak bisa dijadikan alasan jika tim tersebut akan mudah dikalahkan.

"PSM yang notabene tim besar saja bisa dikalahkan tim yang baru terbentuk dikompetisi LPI. Artinya setiap provinsi memiliki peluang yang sama untuk lolos dibabak kualifikasi," jelasnya.

Menurut Ali Baba, jadwal pelaksanaan Pra PON yang cukup lama tentu membuat persiapan setiap tim lebih matang. Kondisi itupun yang membuat pihaknya tetap memberikan kewaspadaan termasuk saat menghadapi Sulbar pada 2 Juli 2011.

Sebelum menghadapi Sulbar, tim Pra PON Sulsel yang tergabung di Grup D Wilayah Sulawesi terlebih dahulu menghadapi tuan rumah Sulawesi Tenggara yang dijadwalkan 30 Juni 2011.

Apabila Sulsel sukses meraih hasil maksimal dari kedua tim, maka akan kembali bertemu tim dua tim terbaik dari Grup C Wilayah Sulawesi yang dihuni Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo.

"Dalam satu dua hari ini kami akan fokus mencari informasi terkait kekuatan tim tersebut. Mudah-mudahan kita bisa meraih hasil maksimal dengan lolos ke PON Riau," katanya.

Menghadapi babak kualifikasi, tim Sulsel menurunkan 20 pemain terbaik. Dari seluruh pemain yang disiapkan, tiga diantaranya merupakan pemain PSM U-21 yakni Rasyid, Nisar (gelandang) serta Syarif yang berposisi stopper.

Kontingen Sulsel dijadwalkan berangkat pada Sabtu, 25 Juni 2011. Keberangkatan lebih awal untuk melakukan ferivikasi usia.

"Kami berharap persiapan yang kita lakukan sejauh ini bisa memberikan hasil sesuai harapan.Kami juga meminta setiap pemain untuk membuktikan bahwa mereka layak mewakili Sulsel di Pra PON," ujarnya.(T.PSO-283/A020)