Makassar (ANTARA News) - Tim Sepakbola Sulawesi Selatan mempertanyakan sistem penilaian yang digunakan dalam pelaksanaan babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2011.

Pelatih Sepakbola Sulsel Ali Baba di Makassar, Sabtu, mengatakan bahwa pertanyaan itu tak lepas dari muncul dua opsi terkait penentuan siapa tim yang berhak lolos ke PON XVIII Riau 2012.

Opsi pertama, tim yang lolos dari grup masing-masing akan kembali saling berhadapan dengan grup lain dari Wilayah Sulawesi. Sedangkan opsi kedua menurut kabar akan ditentukan melalui posisi klasemen akhir setiap grup.

Pada babak kualifikasi PON, Wilayah Sulawesi memang terbagi atas dua grup. Tiga tim yakni Sulsel, Sulbar dan Sultra yang bertindak selaku tuan rumah tergabung dalam Grup D. Sementara tiga lainnya yakni Sulut, Sulteng dan Gorontalo berada di Grup C.

"Dalam rapat lalu memang kita sepakati menggunakan sistem silang, namun belakangan tersiar kabar jika yang lolos itu hanya juara grup, inilah yang membuat kita bingung," jelasnya.

Mantan pemain PSM itu menjelaskan, jika opsi pertama yang dipilih tentu Sulsel yang berada diposisi kedua di bawah Sultra akan bertemu juara Grup C dan begitupun sebaliknya.

Namun jika opsi kedua, maka peluang Sulsel untuk tampil di PON 2012 dipastikan tertutup karena hanya berstatus runner-up.

Persoalan ketidak-jelasan tersebut membuat tim Sulsel mengaku dirugikan. Sebab kondisi tersebut membuat pihaknya tidak dapat melakukan persiapan yang lebih matang.

"Saya sendiri belum mengetahui konsep apa yang digunakan untuk menentukan tim yang lolos. Kami sendiri hingga kini belum melakukan apa-apa karena masih menunggu kepastian," jelasnya.(T.PSO-283/T009)