Nurdin Halid (Ist)
"Saya tegaskan Ical tidak akan mendukung kader lain di luar kader partai Golkar pada Pilkada Sulbar tahun 2011, karena Ical hanya mendukung Calon Gubernur (Cagub) Anwar Adnan Saleh ," kata Nurdin Halid di Mamuju, Jumat.
Ia mengatakan, Ketua Umum Partai Golkar hanya mendukung kader Golkar di pilkada Sulbar yakni Cagub Anwar Adnan Saleh yang berpasangan dengan Aladin S Mengga (AAS) sebagai calon wakil gubernurnya (Cawagub), dan tidak akan mendukung kandidat lain selain itu.
Oleh karena itu ia membantah isu yang beredar dimasyarakat melalui short message service (SMS), bahwa Ketua Umum Partai Golkar telah mendukung kader lain di pilkada Sulbar dan tidak mendukung kader Golkar.
"Saya ke Sulbar mewakili Abu Rizal Bakrie, dan saya tegaskan Golkar di Sulbar hanya mendukung pasangan AAS, bukan mendukung pasangan lain sehingga isu yang menyatakan, Ical mendukung kandidat lain itu tidak benar, dan jangan dipercaya,"katanya.
Menurut dia, tidak mungkin Ketua Umum Partai Golkar mendukung kader lain di Pilkada Sulbar sementara kadernya juga maju dan diyakini dapat memenangkan pilkada Sulbar yakni pasangan AAS yang menurut survei akan memenangkan pilkada dengan meraih suara diatas 50 persen.
"Isu yang juga menyatakan bahwa cagub, Anwar Adnan Saleh, akan dilengserkan dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulbar ketika pilkada Sulbar selesai, dan jabatannya itu akan diberikan kepada kandidat lain yang memenangkan pilkada sulbar, itu juga sama sekali tidak benar," katanya.
Menurut dia, itu hanyalah isu yang dilemparkan pihak tertentu yang tidak ingin mensolidkan Golkar di Pilkada Sulbar, dan ternyata isu tidak bermanfaat karena tidak benar.
"Kami melakukan klarifikasi agar masyarakat paham bahwa Golkar tetap solid memenangkan AAS di Pilkada Sulbar, AAS sebagai kader terbaik yang dimiliki Golkar harus dimenangkan untuk membuat Sulbar dapat maju dan berkembang dimasa mendatang,"katanya.
Ia mengatakan, pasangan AAS adalah pasangan incumbent yang dimasa kepemimpinannya telah mampu membawa perubahan bagi Sulbar, terbukti sulbar maju dan berkembang karena menjadi daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia mencapai 15.1 persen.
"AAS membangun sejumlah infrastruktur sehingga Sulbar maju pesat secara ekonomi seperti jalan nasional sepanjang 577 kilometer, bandara dan pelabuhan,"katanya. (T.KR-MFH/M027)

















