Mamuju (ANTARA News) - Partai Golkar melakukan konsolidasi internal dalam rangka merapatkan barisan partai untuk memenangkan calon gubernur dan wakil gubernur Anwar Adnan Saleh dan Aladin S Mengga (AAS) di Pilkada Sulbar 2011.

"Partai Golkar di Sulbar telah melakukan rapat konsolidasi internal dalam rangka merapatkan barisan untuk memenangkan pasangan AAS sebagai kandidat yang diusung Golkar di Pilkada Sulbar, dengan mensolidkan tujuh elemen partainya," kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, Nurdin Halid, di Mamuju, Jumat.

Nurdin yang juga koordinator pemenangan Partai Golkar wilayah Sulawesi, mengatakan, tujuh elemen Partai Golkar yang telah disolidkan antara lain adalah pengurus Partai Golkar yang ada ditingkat desa dan pengurus Golkar yang ada di Kecamatan.

Kemudian kata dia, pengurus Partai Golkar yang ada ditingkat Kabupaten atau pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat II Partai Golkar, dan Pengurus DPD I Partai Golkar tingkat Provinsi.

Selain itu, Fraksi Partai Golkar yang ada ditingkat DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten pada lima Kabupaten di Sulbar.

"Elemen yang disolidkan lainnya adalah partai pendukung pasangan AAS dan tim sukses pendukung AAS di Pilkada Sulbar," katanya.

Ia mengatakan, dengan disolidkannya elemen pendukung AAS tersebut maka diharapkan dapat mendongkrak hasil survei perolehan suara pasangan AAS di Pilkada Sulbar yang saat ini selisihnya sekitar 30 persen dibandingkan kandidat lain.

"AAS tidak mungkin terkejar perolehan surveynya karena sudah lebih banyak 30 persen dibandingkan kandidat lain di Pilkada Sulbar, dan bahkan selisih itu akan dapat meningkat lagi setelah Golkar sebagai pemenang pemilu di Sulbar semakin merapatkan barisan," katanya.

Menurut dia, pasangan AAS akan dengan mudah memenangkan Pilkada Sulbar karena cagub yang diusungnya bersama tujuh partai parlemen di Sulbar memiliki keunggulan dibandingkan kandidat lain.

"AAS yang didukung tujuh partai yakni Golkar, PDI Perjuangan, PPP, PKPB, PKS, PDS dan Hanura, dan maju sebagai cagub incumbent memiliki keunggulan dibandingkan kandidat lain, yakni memiliki prestasi pembangunan yang baik selama hampir lima tahun membangun Sulbar," katanya.

Ia mengatakan, AAS diantaranya telah berhasil meningkatkan ekonomi Sulbar hingga menjadi daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia sekitar 15,1 persen, setelah berhasil membangun sejumlah infrastruktur diantaranya bandara, pelabuhan dan jalan nasional sepanjang 677 kilometer. (T.KR-MFH/F003)