Mamuju (ANTARA News) - Menjelang hari "H" pelaksanaan pilkada Sulawesi Barat yang akan digelar 10 Oktober 2011, survey pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Anwar Adnan Saleh dan Aladin S Mengga semakin melejit.

"Berdasarkan hasil survey, pasangan AAS setelah 24 hari menjelang digelarnya Pilkada Sulbar semakin melejit karena perkiraan perolehan suaranya sudah di atas 50 persen," kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Nurdin Halid, di Mamuju, Sabtu.

Nurdin yang juga koordinator pemenangan pemilu Partai Golkar wilayah Sulawesi mengatakan, DPP Partai Golkar melakukan survey terhadap pasangan AAS dengan menggunakan tiga lembaga survey diantaranya Indo Barometer, Jaringan Suara Indonesia (JSI) dan Lembaga Survey Indonesia (LSI).

Ia mengatakan, dari hasil survey tiga lembaga survey itu, pasangan AAS meraih suara sekitar 54,7 persen dibandingkan kandidat lainnya di Pilkada Sulbar.

Ia mengatakan, dari hasil survey itu juga diperoleh hasil bahwa perolehan suara AAS di atas 30 persen dibandingkan kandidat lain di Pilkada Sulbar sehingga perolehan suara pasangan AAS tidak akan mungkin terkejar kandidat lain.

"Perolehan suara pasangan AAS tidak mungkin terkejar oleh kandidat dalam waktu singkat seperti sekarang ini, dengan cara dan strategi apapun, suara AAS itu tidak mungkin lagi terkejar," katanya. Kecuali kata dia, kalau kandidat lain di Pilkada Sulbar melakukan kecurangan dengan mempermainkan hasil perolehan hasil Pilkada Sulbar tahun 2011.

Menurut dia, dari hasil survey tiga lembaga survey itu juga dihasilkan bahwa sekitar 80 persen masyarakat Sulbar puas dengan kinerja pasangan AAS sebagai cagub incumbent karena berhasil membangun Sulbar hingga maju dan berkembang.

"Masyarakat Sulbar yang puas itu dan menghendaki AAS kembali memimpin Sulbar sekitar 80 persen dari penduduk Sulbar sekitar 1,2 juta jiwa, karena Anwar Adnan Saleh yang masih duduk sebagai Gubernur Sulbar berhasil membangun Sulbar hingga menjadi daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia mencapai 15,1 persen," katanya.

Ia mengatakan, Anwar membawa Sulbar hingga mengalami pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia, karena berhasil membangun sejumlah infrastruktur diantaranya pelabuhan Belang Belang dan Bandara Tampapadang Kabupaten Mamuju serta membangun jalan nasional sepanjang 577 kilometer.  (T.KR-MFH/F003)