Mamuju (ANTARA News) - Sub Divre Badan Urusan Logistik (Bulog) Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, hingga Oktober 2011 telah merealisasikan 100 persen penyaluran beras untuk masyarakat miskin.
"Bulog telah menyalurkan raskin hingga Oktober telah mencapai angka 100 persen baik untuk kebutuhan raskin wilayah Kabupaten Mamuju maupun masyarakat di Kabupaten Mamuju Utara," kata Kepala Sub Divre Bulog Mamuju Sabaruddin Amirullah di Mamuju, Senin.
Menurutnya, pagu raskin yang telah ditetapkan untuk dua kabupaten ini sebesar 472 ton per bulan dan itu telah disalurkan dengan baik. Ini juga dikarenakan pemerintah pada dua kabupaten ini gencar mengeluarkan surat perintah alokasi (SPA) raskin untuk kebutuhan masyarakatnya.
"Bulog menyalurkan raskin berdasarkan SPA dari masing-masing bupati. Jika SPA turun maka kami pun langsung mendrop beras untuk masyarakat pra sejahtera itu,"kata dia.
Ia menyampaikan, raskin yang disalurkan ke Mamuju telah terealiasi hingga 381.840 kilogram untuk kebutuhan 25.456 Rumah Tangga Sasaran (RTS) dan Kabupaten Mamuju Utara sebanyak 90.840 kilogram untuk kebutuhan 60.565 RTS.
"Jadi, total raskin yang disalurkan untuk dua kabupaten hingga bulan Oktober telah mencapai 472.680 kilogram," kata dia.
Bahkan, kata dia, raskin yang dikeluarkan oleh Bulog juga untuk kuota November yang saat ini telah mencapai 60 persen.
"Jadi, sesungguhnya realisasi raskin yang kami keluarkan hingga saat ini telah melampaui angka 100 persen karena sebagian kuota pada November pun telah dibagikan untuk dua kabupaten di daerah ini," ujarnya.
Ia menyebutkan, pagu beras untuk masyarakat miskin atau raskin di Sulbar pada 2011 naik 5,8 persen menjadi 16.303.140 kilogram dibandingkan 2010 sebanyak 15.397.410 kilogram.
"Bertambahnya pagu raskin 2011 tidak mempengaruhi penambahan jumlah rumah tangga sasaran (RTS) dan titik distribusi di lima kabupaten di Sulbar," katanya.
Menurut dia, kenaikan pagu tersebut bukan disebabkan bertambahnya RTS penerima raskin, melainkan ada penambahan volume atau jatah raskin setiap RTS.
"Pagu raskin tahun ini memang mengalami kenaikan karena pada 2010 lalu terjadi perubahan, yakni pada awal tahun 2010 kuota raskin disalurkan 13 kg/RTS, kemudian bertambah menjadi 15 kg/RTS pada pertengahan tahun. Sedangkan tahun 2011, kuota raskin ditetapkan 15 kg/RTS mulai Januari hingga akhir Desember 2011," katanya.
Pagu raskin untuk dua kabupaten yang menjadi wilayah kerjanya, kata dia, mencapai 472.680 kilogram yang disalurkan setiap bulan dengan jumlah Rumah Tangga Sasaran (RTS) sebanyak 31.512 kepala keluarga.
Untuk Kabupaten Mamuju, kata dia, pagu raskin setiap bulannya mencapai 381.840 kilogram dengan jumlah RTS sebesar 25.456 KK yang tersebar pada 15 kecamatan termasuk kecamatan pemekaran baru Kepulauan Balak-Balakang.
Sedangkan kebutuhan raskin untuk Kabupaten Mamuju Utara, kata dia, dialokasikan setiap bulan sebanyak 90.840 kilogram dari 6.056 RTS yang tersebar pada 12 kecamatan. "Raskin yang disalurkan kepada RTS untuk setiap bulannya sebanyak 15 kilogram dengan harga Rp1.600 per kilogram," tutur dia.
Dia menyampaikan, penyaluran raskin akan tetap bisa terpenuhi hingga akhir Desember karena saat ini telah dilakukan penyerapan beras dari petani. (T.KR-ACO/M026)
Bulog Mamuju Realisasikan Penyaluran Raskin 100 Persen
COPYRIGHT © 2011
Baca Juga
- Penerima Raskin di Gorontalo Meningkat
- Bulog Mamuju Optimistis Penuhi Target Pengadaan Beras
- Bulog Kualitas Beras Hasil Panen di Mamuju Rendah
- Raskin Januari-Mei Mamuju Tersalurkan 100 Persen
- Bulog Mamuju Jamin Stok Raskin Aman
- Bulog Mamuju Realisasikan Pengadaan 140.000 Ton Beras
- Pengadilan Tipikor Vonis Bebas Terdakwa Korupsi Raskin
- Bulog Polman Salurkan 885.915 Raskin Sebulan

















