Mamuju (ANTARA News) - Rencana alokasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah-Perubahan (APBD-P) Pemerintah Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, tahun anggaran 2011 akan ditingkatkan menjadi Rp698 miliar.

"Target APBD-Perubahan tahun ini akan kita tingkatkan sekitar Rp2 miliar dari jumlah APBD pokok tahun ini senilai Rp696 miliar," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mamuju, Hamzah Sula di Mamuju, Kamis.

Menurutnya, rencana target APBD-P ini sifatnya masih sementara dan masih bisa mengalami peningkatan atau sebaliknya turun.

"Tergantung bagaiman hasil kesepakatan yang dibangun antara pemerintah kabupaten dan teman-teman yang ada di DPRD," kata dia.

Ia mengatakan, dari jumlah APBD-P tahun anggaran 2011 nyaris berbanding sama antara belanja publik dan belanja langsung untuk pegawai.

"Kita rencanakan belanja dari total APBD-P tahun ini diarahkan sekitar 51 belanja tidak langsung dan 49 persen untuk belanja langsung," katanya.

Namun demikian, kata dia, ini masih dalam tahap rancangan karena masih dilaksanakan penggodokan penyusunan APBD-P yang saat ini dalam tahap proses yang diperkirakan dapat disahkan dalam waktu dekat.

"Kita upayakan pengesahan APBD-P ini dapat dilaksanakan seminggu ke depan. Ini penting agar kegiatan pada masing-masing SKPD bisa lebih optimal," terangnya.

Hamzah mengatakan, Pemkab Mamuju akan berupaya bagaimana kebutuhan belanja itu muaranya lebih banyak untuk kepentingan publik dibandingkan belanja pegawai.

Karena itu kata dia, pemerintah Kabupaten Mamuju akan segera membuat konsep untuk memaksimalkan potensi pendapatan daerah yang tahun ini rupanya belum memberikan hasil maksimal.

"Target PAD tahun ini sebesar Rp31 miliar. Namun, realisasi hingga sekarang ini baru terserap sekitar Rp17 miliar," jelasnya.

Tidak maksimalnya penyerapan pendapatan daerah tahun ini menjadi catatan penting bagi Pemkab Mamuju sehingga besar kemungkinan akan dilakukan penambahan kelembagaan baru yakni Dinas Pendapatan Daerah.

"Selama ini dispenda melekat bersama dinas pengelolaan kekayaan daerah. Nah, ke depan pada awal tahun 2012 kelembagaan ini masing-masing berdiri sendiri,"pungkasnya Hamzah. (T.KR-ACO/I006)