Makassar (ANTARA News) - Dana tanggungjawab sosial perusahaan (CSR) dari PT Semen Tonasa untuk masyarakat Sulawesi Selatan khususnya masyarakat Pangkep hanya terserap 40 persen dari Rp14 miliar.
"Kami sebagai masyarakat Pangkep pada khususnya sangat miris karena anggaran CSR dari PT Semen Tonasa hanya terserap 40 persen," ujar Ketua Forum Pemerhati Sosial Lingkungan dan Tenaga Kerja (FPSLTK) Pangkep, Syawir di Makassar, Rabu.
Ia mengatakan, berdasarkan laporan keuntungan yang dirilis PT Semen Tonasa pada 2011 ini yang mencapai Rp800 miliar itu hanya mengalokasikan anggaran CSR kepada masyarakat Sulsel sekitar Rp14 miliar.
Anggaran Rp14 miliar itupun dianggap tidak mencukupi angka minimal 2,5 persen dari keuntungan, padahal keuntungan anak perusahaan dari PT Semen Gresik Tbk itu terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
Menurutnya, selama kepemimpinan Sattar Taba sebagai Direktur Utama selama dua periode itu tidak membawa dampak besar kepada masyarakat Pangkep yang berada di sekitar PT Semen Tonasa.
Karena itu, dirinya bersama perwakilan Aliansi Masyarakat Pangkep Bersatu meminta kepada pengambil kebijakan tertinggi untuk mengganti jajaran direksi yang sudah memasuki tahun kesebelas pada 2011 ini.
"Polemik ini harus segera dihentikan agar masyarakat Pangkep bisa merasakan dampak yang lebih positif lagi dari jajaran direksi karena dengan mempertahankan direksi yang lama berarti ikut mempertahankan pelanggaran Undang Undang," katanya.
Pelanggaran Undang Undang yang dimaksud yakni dengan tidak inginnya Sattar Taba meninggalkan jabatan sebagai Direktur Utama dan masih menjabatnya hingga saat ini.
Padahal, kepemimpinan Sattar Taba sebagai direksi sudah lebih dari dua periode atau sudah memasuki tahun kesebelas.
"Dalam Undang Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN pasal 16 ayat (4) sangat jelas dikatakan, masa jabatan anggota direksi ditetapkan hanya lima tahun dan dapat kembali diangkat untuk satu kali masa jabatan. Tidak ada pengangkatan tiga kali karena itu sudah melanggar UU," ucapnya.
Beberapa perwakilan Aliansi Masyarakat Pangkep Bersatu yang bertandatangan, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pangkep, DPD Mapancas, Banteng Muda Indonesia, Fataya Pangkep, Karang Taruna Pangkep, para Kepala Desa di Kecamatan Bungoro, Ketua Kelompok Tani serta para Tokoh Masyarakat Pangkep.
(T.KR-MH/Y008)
Dana CSR Tonasa Hanya Terserap 40 Persen
COPYRIGHT © 2011
Baca Juga
- CSR Tonasa Dinilai Masih Minim
- Roem Nilai CSR Tonasa Belum Dinikmati Masyarakat
- Masyarakat Pertanyakan Dana CSR Semen Tonasa
- Banyak Dana CSR tidak Tepat Sasaran
- Dana CSR dari Migas Sulbar harus Dimaksimalkan
- Makassar Siapkan Program Penyaluran Dana CSR BUMN
- Pelindo Makassar Minta Pengawasan Penggunaan Dana CSR
- DPRD Sulsel Bentuk Tim Koordinasi Dana CSR

















