Mamuju (ANTARA News) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Saiful Mukhlis, meminta Rumah Sakit Umum Daerah setempat dibenahi karena dinilai tidak layak dijadikan rumah sakit rujukan.

"RSUD Mamuju yang menjadi rumah sakit rujukan di Kota Mamuju dinilai tidak layak, terutama menyangkut sarana yang dimilikinya," kata anggota DPRD Mamuju, Saiful Mukhlis di Mamuju, Rabu.

Ia mengatakan, sarana yang dimiliki rumah sakit satu-satunya di Mamuju dinilai tidak layak dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada kalangan pasien.

"Sarana alat kesehatan yang dimiliki tidak layak, ruang perawatan khususnya VIP dan perawatan lainnya yang juga dimiliki rumah sakit itu tidak layak, begitu juga obat yang selalu tidak tersedia di rumah sakit," katanya.

Oleh karena itu, ia meminta Rumah Sakit Mamuju yang menjadi aset pemkab dapat dibenahi dengan menambah sarana dan prasarana serta fasilitas lainnya agar dapat lebih maksimal melakukan pelayanan pasien.

"Rumah sakit Mamuju mesti ditingkatkan pelayanannya karena sejalan dengan program pemerintah di Mamuju yang berkomitmen melaksanakan program peningkatan kesehatan melalui program memantafkan pelayanan kesehatan di Mamuju," katanya.

Ia mengatakan, untuk memaksimalkan tujuan itu maka pemerintah mesti menambah alokasi anggaran untuk kesehatan dengan mengalokasikan anggaran melalui APBD 2011 yang lebih besar.

"Anggaran kesehatan di Mamuju sebesar Rp5,7 miliar pada 2011 mesti ditingkatkan lagi pada APBD Mamuju 2012 untuk meningkatkan pelayanan kesehatan,"katanya. (T.KR-MFH/B015)