Syarifuddin salah soerang warga mengatakan, mengatakan, getaran gempa di Palu Provinsi Sulteng yang terjadi Senin pukul 09.23 WITA itu membuat warga di Mamuju ikut panik.
"Sejumlah staf dan anggota DPRD Mamuju lari keluar gedung kantor saat merasakan adanya gempa, begitu juga dengan karyawan dan nasabah Bank BPD Mamuju yang letaknya berada didepan kantor DPRD Mamuju juga panik dan berlari keluar dari Bank,"katanya.
Menurut dia, masyarakat panik dan berlarian dari dalam kantor mereka, karena khawatir gempa berkekuatan besar yang dapat menimbulkan korban bagi mereka apabila berada didalam gedung.
Senada dikatakan Awal, menurutnya masyarakat yang melaksanakan kegiatan di Hotel D Maleo, salah satu Hotel terbesar di Mamuju juga panik dan lari keluar dari Hotel ketika merasakan gempa itu.
"Saya kira tadi itu bukan gempa, ternyata benar-benar gempa yang terjadi karena saya merasa sedang bergoyang sendiri,"kata Anti warga lainnya.
Meski sejumlah warga Mamuju merasakan gempa yang berpusat di Kota Palu, namun aktivitas mereka tidak terganggu karena setelah gempa mereka kembali menjalankan aktivitasnya.
Arus lalu lintas di ruas jalan di Kota Mamuju masih tetap lancar seperti biasa, begitu juga dengan pasar dan pusat pertokoan masih tampak lancar oleh aktivitas warga meski getaran gempa Palu terjadi.
Pusat gempa di Palu berada pada 10 kilometer barat daya Kota Palu Provinsi Sulteng berlokasi di 1,09 Lintang Selatan dan 119,57 Bujur Timur.(T.KR-MFH/S016)

















