Mamuju (ANTARA News) - Perusahaan Umum Bulog Subdivre Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, siap menyalurkan beras untuk warga miskin atau raskin ke-13 kepada masyarakat rumah tangga sasaran di daerah ini.

"Pembagian raskin ke-13 dilaksanakan setiap akhir tahun. Saat ini kami telah menyelesaikan proses administrasi penyaluran baik kepada gubernur maupun setiap bupati," kata Kepala Subdivre Bulog Mamuju Sabaruddin Amrullah di Mamuju, Senin.

Menurutnya, informasi penyaluran raskin akhir 2011 telah disebar ke masing-masing bupati yang ada di lima kabupaten yakni Kabupaten Mamuju, Mamuju Utara, Majene, Polman dan Kabupaten Mamasa.

"Penyaluran raskin ke-13 merupakan kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat," kata dia.

Karena itu, kata Sabaruddin, raskin ke-13 sebanyak 472.680 kilogram atau 472,6 ton siap didistribusikan ke daerah sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat miskin.

"Pemerintah pusat memberikan kebijakan kepada seluruh kabupaten penerima raskin untuk melakukan distribusi raskin ke-13 yang disesuaikan dengan situasi di daerah terutama terkait aspek ekonomi," katanya.

Selain itu, pembagian raskin ke-13 dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan harga beras pada akhir tahun yang sering terjadi dan mengakibatkan harga beberapa bahan pokok lain ikut melonjak.

Ia mengatakan, raskin ke-13 ini diberikan kepada masyarakat dilakukan melalui pembayaran tunai seperti penyaluran raskin yang rutin dibagikan kepada RTS setiap bulan berjalan.

"Raskin ke-13 harus dibayar tunai oleh penerimanya sehingga tidak ada lagi istilah tunggakan pembayaran," kata dia.

Ia menambahkan, jumlah keluarga penerima raski di Kabupaten Mamuju dan Mamuju Utara mencapai 31.512 RTS dengan alokasi raskin setiap bulannya mencapi 472.680 kg (472,6 ton).

"Total raskin yang kami salurkan selama satu tahun sebanyak 5.672.160 kg atau 5.672,1 ton dan itu telah terealisasi 100 persen hingga Desember 2011," kata Sabaruddin. (T.KR-ACO/E005)