Mamasa, Sulbar (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, meminta dukungan anggaran untuk percepatan pembangunan infrastruktur di daerahnya dalam rangka menunjang pembangunan ekonomi di daerahnya.

"Kabupaten Mamasa merupakan daerah hasil pemekaran Kabupaten Polman yang hingga kini masih tertinggal dari empat kabupaten lainnya di Sulbar,"kata Bupati Mamasa Ramlan Badawi di Mamasa, Kamis.

Karena itu katanya, dukungan alokasi anggaran dari pemerintah pusat dan provinsi sangat dinantikan untuk membiayai kelanjutan pembangunan berbagai infrastruktur di Mamasa.

Ia mengatakan, tantangan yang dihadapi selama ini adalah belum membaiknya infrastruktur jalan baik jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Polman ke Mamasa maupun jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Mamuju ke Mamasa.

"Kemanpuan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pemkab Mamasa masih sangat kecil sehingga tidak mungkin mampu membangunan infrastruktur jalan di daerah itu,"jelasnya.

Olehnya itu, kata Ramlan, dukungan anggaran pemerintah pusat menjadi tumpuan harapan agar kelak bisa memberikan alokasi yang gemuk untuk mendanai pelaksanaan pembangunan infrastruktur.

"Kondisi infrastruktur baik jalan provinsi yang menghubungkan Mamuju ke Mamasa maupun jalur provinsi yang menghubungkan Polman ke Mamasa masih sangat memprihatinkan,"terangnya.

Tanpa infrastruktur memadai maka rasanya sulit untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan ekonomi maupun pembangunan pada bidang yang lain.

Ia menambahkan, jika infrastruktur jalan membaik maka tentu akan memberikan kontribusi positif bagi peningkatan ekonomi asyarakat.

"Selama ini masyarakat masih kesulitan mendistribusikan barang karena kondisi jalan yang buruk,"ungkap dia.

Untuk itu, ia akan berupaya mendorong agar pusat tidak tutup mata untuk segera memberikan perhatian lebih agar infrastruktur itu bisa lebih baik dari kondisi yang ada sekarang. (T.KR-ACO/S016)