"Tidak benar jika saya ikut tertangkap basah oleh aparat Polda Sulselbar dalam kasus pesta narkoba pada malam pergantian tahun di kota Makassar yang lalu,"kata Mimi kepada wartawan dari Makassar-Mamuju, Rabu.
Menurutnya, dirinya hanya menjenguk temannya, Reza yang saat itu turut tertangkap dalam kegiatan pesta narkoba.
"Wajarlah jika saya menjenguk Reza karena kebetulan teman dekat saya sejak duduk dibangku SMA. Jadi, kabar bahwa saya turut tertangkap tidak benar adanya,"ucapnya,
Jika ditanya soal Hermawan kata dia, dirinya belum mengetahui secara pasti. Namun begitu, Reza ke kota Makassar juga bersama Hermawan.
Ia menjelaskan, sebelum ada penangkapan dirinya memang sudah berniat pulang ke rumah karena bapaknya sakit. Apalagi, laporan pertanggungjawaban keuangan pada lembaganya jugabelum selesai.
"Beruntung ada teman yang memberikan tiket pesawat gratis pada hari Minggu, (1/1). Artinya, saat kejadian saya tak lagi bersama Reza yang saat ini menjalani pemeriksaan terkait kasus narkoba,"ungkapnya.
"Ketika saya menjenguk Reza, saya ditanya-tanya seputar pertemanan saya dengan Reza. Ketika itu Hermawan alias Capung sudah dipulangkan. Jadi tidak ada indikasi saya terlibat,"terang Mimi.
Terpisah, Wakil Gubernur Sulbar, Aladin S. Mengga, mengatakan akan melakukan tes urine pada setiap PNS di lingkup Pemprov Sulbar.
Aladin yang juga Ketua Penanggulangan Narkoba dan HIV Aids ini menegaskan, tidak ada toleransi terhadap setiap PNS yang mencoba-coba menggunakan narkoba.(T.KR-ACO/M009)

















