Makassar (ANTARA News) - Peluang Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo dan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin sama kuat untuk dicalonkan oleh Partai Keadilan Sejahtera pada pemilihan gubernur Sulsel Januari 2013.

"Intinya masih buka komunikasi dengan Pak Syahrul dan Pak Ilham. Masih kita buka peluang untuk keduanya," kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sulsel, Andi Akmal Pasluddin di Makassar, Jumat.

Syahrul yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel maupun Ilham yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel, hampir pasti dicalonkan oleh partainya masing-masing sebagai kandidat calon gubernur di Pilkada Sulsel.

Akmal juga mengemukakan, PKS belum membicarakan apalagi menentukan arah koalisi dengan partai politik yang ada.  

"Soal kita menjalin koalisi, dengan partai apa saja. Namun, terkait itu, kita juga meminta pendapat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP)," ucapnya.

PKS dalam konstalasi politik di Sulsel, lanjut dia, tetap akan bersikap independen, dengan tidak tersandera oleh salah satu partai politik termasuk Golkar dan Demokrat.

Disinggung, soal dirinya yang juga disiapkan PKS sebagai kandidat calon gubernur, Akmal agak pesimistis, dan menyerahkan sepenuhnya kepada hasil survei internal partai apakah kandidat yang bersangkutan memiliki tingkat popularitas dan elektabilitas tinggi.  

"Tentu kita realistis melihat. Kalau tidak sekarang kan masih panjang waktu, saya kan masih mudah," ucapnya.

PKS adalah peraih suara terbanyak ke empat hasil pemilihan umum 2009 dibawah Partai Golkar di peringkat pertama, Demokrat peringkat kedua dan Partai Amanat pada posisi ketiga.

Sementara di DPRD Sulsel, PKS memiliki tujuh kursi, sama dengan kursi yang dimiliki PAN. Kedua partai ini hanya kalah dari Golkar dengan 18 kursi dan Demokrat 10 kursi.

PKS menargetkan minimal berada pada posisi ketiga peraih suara terbanyak untuk pemilihan umum 2014.(T.KR-MH/S016)