Makassar (ANTARA News) - Ketua Komite Persiapan Penegakan Syariat Islam (KPPSI) Pusat, Azis Qahar Mudzakkar (AQM), menegaskan, paket "IAS-AQM" berakhir jika pasangannya, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi.

"Saya mengenal Ilham sebagai orang yang amanah dan jika dia dijadikan tersangka dalam kasus dugaan korupsi seperti yang diberitakan media dalam beberapa hari ini, maka paket itu sudah pasti akan bubar," ujarnya usai deklarasi pencalonannya sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Selatan 2013 di Makassar, Jumat.

Ia mengatakan, kasus yang menyeret nama Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan Celebes Convention Centre (CCC) pada 2005 di Jalan HM Patompo tidak terlalu diketahuinya secara pasti karena bisa saja kasus itu politis.

Dirinya meyakini jika Ketua Demokrat Sulsel itu sebagai salah seorang yang amanah dan ingin menciptakan pemerintahan yang bersih dan menghilangkan kesenjangan sosial dengan memberlakukan ekonomi kerakyatan serta menciptakan masyarakat religius.

Dengan ketiga dasar itu, dirinya mendeklarasikan diri untuk maju dalam pertarungan gubernur yang akan digelar pada 2013.

"Saya baru bisa mendeklarasikan diri untuk maju dalam Pilgub 2013 setelah adanya surat mandat hasil konvensi di KPPSI dimana Tim 11 bentukan KPPSI diketuai Hamid Paddu melakukan survei ke seluruh wilayah di Sulsel dan menginginkan agar diriku maju di pilkada," katanya.

Harapan hampir seluruh masyarakat yang menginginkan pemerintahan bersih, lanjutnya, membuat dirinya tertantang untuk berbuat maksimal dan menciptakan masyarakat religius.

Selain itu, dari hasil survei internal tim 11 KPPSI, kata Aziz, 95 persen menyatakan dukungan maju pada Pilgub, 21 persen Calon Gubernur dan 79 persen menjadi Calon Wakil Gubernur.

"Saya sebenarnya tidak punya 'syahwat' politik dengan melihat pengalaman yang lalu. Tetapi berdasarkan hasil survei dan konvensi KPPSI mendukung saya menjadi wakil berpasangan dengan Ilham," ungkapnya.

Terkait komunikasi politik dengan pihak IAS, AQM mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi mengingat sebelumnya tim IAS juga telah melayangkan lamaran agar ia bersedia menjadi Calon Wakil Gubernur.

"Dengan senantiasa memohon ridho Allah SWT, saya menyatakan siap menjadi calon wakil gubernur mendampingi Ilham Arief Sirajuddin," ucap Anggota DPD Pusat dari Sulsel ini. (T.KR-MH/D011)