Makassar (ANTARA News) - Sebanyak 219 atlet PON Sulawesi Selatan, kembali menjalani sejumlah tes di Kampus Ilmu Olahraga Universitas Negeri Makassar, 26-28 Januari 2012.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sulsel Addien, di Makassar, Selasa, mengatakan, tes bertujuan memantau kondisi terakhir setiap atlet sebelum menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau 2012.

"Tes nanti mencakup kesehatan, fisik dan psikologi setiap atlet. Tes kali ini juga untuk mengetahui apakah atlet yang bersangkutan tetap menggelar latihan sesuai program atau sebaliknya," ujarnya.

Mengenai kemungkinan ada atlet yang mengalami penurunan stamina yang cukup drastis, KONI Sulsel meminta untuk lebih ditingkatkan. Bahkan, kata Addien, tindakan keras seperti pencoretan bisa saja dilakukan.

Keputusan tegas KONI Sulsel, lanjutnya, juga tidak lepas dari harapan besar Sulsel mewujudkan target minimal mempertahankan posisi keenam pada PON XVII Kaltim 2008.

"Kita berharap komitmen setiap atlet untuk mempersiapkan diri lebih baik sebelum tampil di PON. Saya kira dengan persiapan yang matang membuat peluang Sulsel lebih besar," urainya.

Sekretaris Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sulsel itu menjelaskan, KONI Sulsel juga akan menggelar workshow pelatih, 4 Februari 2012.

Dalam workshop nanti, setiap pelatih dari seluruh cabang olahraga akan diberi kesempatan memaparkan program latihan yang akan dilakukan dalam menghadapi PON 2012.

"Program dari setiap cabor akan kita sempurnakan sehingga lebih efektif lagi. Mudah-mudahan apa yanhg kita lakukan bisa memberikan manfaat besar pada PON nanti," ujarnya.(T.KR-DF/F003)