Makassar (ANTARA News) - Rektor Universitas Negeri Makassar Prof Dr Arismunandar mengatakan, dalam dua tahun terakhir pihaknya sudah mengalokasikan Rp50 miliar untuk pembangunan infrastruktur.

"Dalam dua tahun terakhir anggaran itu digunakan untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur, termasuk pembangunan Gedung "Phinisi" dan jaringan fiber optik," kata Arismunandar di Makassar, Rabu.

Dia mengatakan, khusus gedung berlantai 17 yang diberi nama Phinisi atau nama kapal tradisional Bugis-Makassar itu, disiapkan menjadi gedung pusat layanan informasi dan teknologi (IT).

Dengan demikian, lanjut dia, gedung yang memiliki ruangan 32 meter persegi itu akan menjadi pusat data berbasis IT yang dibutuhkan bukan hanya perguruan tinggi, namun juga instansi atau lembaga terkait.

"Harapan terbesar kami adalah kelak menjadikan UNM sebagai "cyber university"," katanya.

Berkaitan dengan hal itu, lanjut dia, untuk pengembangan SDM, pihak UNM telah menjalin kerja sama dengan universitas luar negeri Illinois university dengan mengirim 30 orang calon doktor menimba ilmu di universitas itu.

Karena itu, dia mengatakan, peningkatan kualifikasi dosen dengan fokus peningkatan jumlah dosen berkualifikasi doktor harus terus digalakkan.

Berdasarkan data UNM diketahui, dari 891 dosen terdapat 73 persen atau 654 orang berpendidikan S2 (magister), sedang yang berpendidikan S3 (doktor) sebanyak 166 orang (19 persen) dan berpendidikan S1 - D4 tersisa 71 orang (8 persen). (T.S036/N005)