Majene, Sulbar (ANTARA News) - Polres Majene Sulawesi Barat, menyiagakan 292 personel untuk mengamankan pelaksanaan dialog penyelesaian masalah Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) antara mahasiswa, pengelola kampus, dan Gubernur Sulbar.

Kapolres Majene AKBP Jamal Ahmad Yani di Majene, Jumat, mengatakan, dari 292 personel tersebut terdiri atas 261 personel dari Polres Majene dan tambahan dari Polres Polewali Mandar 31 personel.

"Dialog di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Majene ini memerlukan pengamanan maksimal sebab akan dihadiri oleh ribuan mahasiswa. Sebagai tindakan antisipasi, kami tetap menyiagakan pasukan secara maksimal," ungkapnya.

Rencananya, pengamanan akan dimaksimalkan pada beberapa titik hingga radius satu kilometer dari lokasi dialog sehingga petugas pengamanan akan lebih mudah memantau dan mengantisipasi beberapa kemungkinan yang tidak diharapkan.

Sepanjang radius satu kilometer tersebut akan ditempatkan sejumlah pos penjagaan yang dikawal oleh lima personel setiap pos, selebihnya akan dimaksimalkan di kawasan rumah jabatan bupati yang menjadi lokasi dialog.

"Kami berharap agar proses dialog ini bisa berjalan lancar hingga menemukan solusi, baik kepada pihak pengelola kampus, pemerintah daerah, maupun kepada seluruh mahasiswa Unsulbar," tukas Jamal.

Selain pengamanan personel polres, dialog tersebut juga dikawal Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) sebanyak 135 personel yang dipusatkan di sekitar kawasan rumah jabatan bupati.

Kepala Seksi Ketertiban Umum Pemkab Majene Tarji mengatakan, bahwa personelnya tetap dikonsentrasikan di sekitar lokasi dialog sebab pihak kepolisian telah memasang sejumlah personelnya di beberapa titik yang akan dilalui ribuan mahasiswa Unsulbar.

"Kami telah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan unsur Pemkab Majene yang merupakan fasilitator, termasuk membekali seluruh personel kami agar tetap menjaga dan menghindari kemungkinan munculnya hal-hal yang tidak diharapkan dalam proses dialog nanti," tuturnya. (T.KR-AAT/S016)