Mamuju (ANTARA News) - Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Rayu, mengaku sangat prihatin dengan maraknya peredaran narkoba di Kabupaten Mamuju Utara (Matra), Provinsi Sulbar.
"Saya sangat prihatin dengan peredaran narkoba di Matra karena sudah dikomsumsi siswa SMP," kata Rayu di Mamuju, Rabu.
Rayu yang anggota DPRD Sulbar dari daerah pemilihan Kabupaten Matra, mengatakan, seorang siswa telah tertangkap tangan polisi menggunakan obat terlarang, di Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Matra.
"Itu sangat memprihatinkan karena narkoba telah merusak generasi muda yang ada di Kabupaten Matra," kata Rayu legisaltor PDI-P.
Menurut dia, bukan hanya siswa saja, yang menjadi sasaran peredaran narkoba di Matra tetapi sejumlah oknum aparat kepolisian Polres Matra juga tertangkap menggunakan narkoba dan telah menjalani proses hukum.
"Itu artinya peredaran narkoba di Matra menjadi ancaman generasi muda kita semua, sehingga butuh penanganan khusus untuk mencegah terus terjadinya peredaran narkoba di Matra," katanya.
Rayu menduga, Matra merupakan sasaran peredaran narkoba, karena di Matra terdapat pelabuhan tradisional yang merupakan tempat persinggahan kapal pengangkut barang dari pulau Kalimantan maupun dari Kota Palu, yakni pelabuhan tradisional Sempo, Kecamatan Sarudu Kabupaten Matra.
"Dahulu Pelabuhan Pare-Pare dan Makassar sangat dikenal masyarakat, tempat masuknya peredaran obat terlarang, tetapi setelah pelabuhan besar itu diawasi ketat aparat hukum, maka pelabuhan tradisional menjadi pilihan sindikat narkoba memasukan barang terlarangnya, seperti yang terjadi dipelabuhan Sempo," ucapnya.
Ia mengatakan, karena maraknya kasus narkoba yang ditangani aparat kepolisian di Matra maka diduga 70 persen peredaran narkoba di Sulbar berada di Kabupaten Matra.
Oleh karena itu, ia meminta agar pemerintah di Matra dan aparat kepolisian segera melakukan antisipasi dan pencegahan agar peredaran narkoba di Matra tidak terus meluas yang dapat merusak generasi kita.
"Antisipasi secepatnya jangan dibiarkan berlarut-larut harus ada pencegahan dini, kalau tidak dilakukan secepatnya maka generasi muda kita akan menjadi korban narkoba," ujarnya. (T.KR-MFH/F003)
Anggota Dewan Prihatin Maraknya Narkoba di Matra
COPYRIGHT © 2012
Baca Juga
- Aktivis Mengadu ke DPRD Terkait Kejelasan Taman Budaya
- Pemprov-DPRD Sulbar Konsultasikan Bansos di Kemendagri
- Kalvin : Jangan Panik dengan Rencana Penundaan Bansos
- Ketua DPRD Bantah Golkar Sulbar Pecah
- Mamuju Utara Enggan Patok Target di MTQ
- Dirjen Bimas Kemenag Puji Pelaksanaan MTQ Matra
- SPBU Pasangkayu Layani Pembelian Ratusan Jerigen
- Pemkab Matra Hadiahi Imam Masjid Tunaikan Haji

















