Kolaka, Sultra (ANTARA News) - Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kolaka bersama Badan Inventarisasi dan Pemetaan Hutan (BIPHUT), Polda serta Dinas Kehutanan Sulawesi Tenggara (Sultra) meninjau lokasi PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) di Blok Lapapao Kecamatan Wolo.

Kabag Humas Setda Kolaka, Arnan Amri di Kolaka, Jumat mengatakan, pertemuan yang pimpin oleh Asisten I syarifuddin Lapasse bersama sejumlah tim itu untuk mengambil data dan pengecekan tentang aktivitas penambangan yang dilakukan oleh PT CNI.

Aktivitas yang dilakukan oleh PT CNI di sana hanya pembuatan jalan produksi dan tidak memasuki kawasan hutan lindung," kata Arnan mengutip pernyataan Sujianto Kepala Bidang Pengamanan Hutan Dinas Kehutanan Kolaka.

Itu pun dilakukan lanjut Arnan, masing-masing tim melakukan pengecekan dengan menggunakan GPS dan apa yang dilakukan oleh PT CNI dengan membuat jalan produksi tidak melewati batas Hutan lindung.

"Pemkab Kolaka melalui dinas Kehutanan benar-benar menjaga kawasan tersebut dan akan menempatkan pos penjagaan apabila ada aktivitas yang masuk dalam kawasan hutan," jelas Arnan.

Berkaitan dengan isu adanya kegiatan produksi pertambangan dan pengapalan yang dilakukan oleh PT CERINDO, ungkap Arnan salah satu staf dari ESDM Kolaka Ridwan Pramunanto, mengungkapkan bahwa hal tersebut tidak benar.

Saat peninjauan di lapangan Blok Lapaopao tidak ada satupun aktivitas produksi pertambangan apalagi pengangkutan ore nikel yang disangkakan oleh pihak-pihak tertentu.

"Tim justru melihat langsung di lapangan kegiatan PT Cerindo yang baru melakukan 'boring' atau test pit dan yang ada hanya satu unit alat berat jenis bulldozer yang melakukan pembukaan jalan produksi," jelas Arnan. 
(T.A056/Y008)