Makassar (ANTARA News) - Pengrov Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Sulawesi Selatan keberatan atas pengurangan jumlah nomor pertandingan di Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau, September 2012.

Ketua Umum PRSI Sulsel Sattar Taba, dalam pelepasan atlet pra-PON renang indah, di Makassar, Sabtu, mengatakan, pengurangan itu justru membuat pihaknya sulit mengulang prestasi PON XVII Kaltim 2008 dengan empat emas, empat perak dan satu perunggu.

Untuk PON XVIII Riau 2012, PB PRSI memutuskan hanya menyiapkan tiga medali emas untuk diperebutkan setiap provinsi. Jumlah itu jauh lebih sedikit dibandingkan PON XVII Kaltim 2008 yang memperebutkan tujuh medali emas.

"ita akan berupaya agar PB PRSI membatalkan keputusan mengurangi jumlah emas untuk renang indah. Kita juga berencana bertemu dengan KONI Pusat untuk membahas persoalan tersebut," ucapnya.

Terkait kemungkinan PB PRSI tetap pada keputusannya untuk mengurangi nomor pertandingan di PON 2012, kata Sattar, akan menjadi kerugian besar bagi PRSI Sulsel. Hanya saja, katanya, kondisi tersebut diharapkan tidak mempengaruhi persiapan seluruh atlet menghadapi babak kualifkasi PON, di Jakarta, 8-11 Februari 2012.

"Jika memang seperti itu maka target paling realistis kita capai hanya sekitar lima medali. Tapi kita minta seluruh atlet tidak usah memikirkan hal itu dan memilih lebih fokus untuk menghadapi pra-PON," ucapnya.

Sekretaris Umum PRSI Sulsel Aksa Amir menjelaskan, Sulsel di pra PON akan diperkuat tujuh atlet terbaiknya yakni Selvi Melowa, Rosa Palmastuti, Puspita Budi Utami, Amara Cintiya, Geby Litya, Novayanti Budiman, dan Niken Yuniarti.

Sedangkan Yumico Angela yang menjadi andalan Sulsel di berbagai kejuaraan terpaksa tidak ikut. Selain telah mengundurkan diri, Yumico saat ini memang sedang hamil.

Menurut Aksa, Yumico merupakan atlet potensial. Hanya saja pihaknya tidak dapat memaksa untuk tetap menurunkannya. Keputusan tetap mendukung keputusan Yumico untuk mundur sebagai atlet, karena Pengprov PRSI Sulsel cukup percaya dengan kualitas atlet yang ada. (T.KR-DF/F003)