Makassar (ANTARA News) - Harga ayam kampung dan ayam potong naik di sejumlah pasar tradisional di Makassar menjelang perayaan Cap Go Meh 2563.
"Ayam kampung ukuran sedang biasanya dijual Rp75 ribu per ekor, kini rata-rata dijual Rp80 ribu per ekor," kata pedagang ayam Mustamin di Pasar Kalimbu, Makassar, Minggu.
Menurut dia, selain ayam kampung yang mengalami kenaikan harga, ayam potong juga naik rata-rata Rp2.000 per ekor dari harga sebelumnya Rp35 ribu per ekor.
Dia mengatakan, kenaikan harga tersebut karena persediaan cenderung tetap, sementara jumlah permintaan ayam kampung dan ayam potong meningkat menjelang perayaan Cap Go Meh.
"Akibatnya, pedagang pengumpul atau distributor menaikkan harga karena peternak juga menaikkan harga," katanya.
Hal senada dikemukakan pedagang ayam di Pasar Terong, Makassar Baharuddin.
Dia mengatakan, dalam kondisi normal mendapat persediaan ayam potong dari distributor sebanyak satu kandang atau 100 ekor.
Namun kini, lanjut dia, hanya mendapatkan jatah 75 ekor per hari. Karena menurut distributor persediaan yang terbatas.
Menanggapi naiknya harga ayam di pasar tradisional, salah seorang warga keturunan Tionghoa di Makassar Nancy Julia mengatakan, perayaan Cap Go Meh ditekankan pada kesederhanaan.
"Namun sudah menjadi tradisi menyiapkan aneka masakan untuk hidangan keluarga maupun tamu pada saat saling mengunjungi," katanya. (T.S036/S016)
Harga Ayam Naik Jelang Cap Go Meh
COPYRIGHT © 2012
Baca Juga
- AAI : Semua Saksi Korupsi Bansos Layak Ditersangkakan
- BK DPRD Makassar Belum Tetapkan Sanksi
- Pedagang Protes Makassar Mal Dibongkar
- Harga Bahan Bangunan di Makassar Melambung
- Peserta Keluhkan Festival Internasional Budaya Bajo
- Ormas Gafatar Dideklarasikan di Makassar
- Festival Internasional Budaya Bajo Kurang Diminati
- D'Masiv Lakukan Penjualan Langsung Album

















