Majene, Sulbar (ANTARA News) - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Majene, Sulawesi Barat, menargetkan penyambungan fasilitas air bersih bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di seruruh kecamatan sekitar 600 kepala keluarga setiap tahun.
Direktur PDAM Majene Arif Nur, Senin, mengungkapkan, saat ini menunggu respon usulan penyambungan air minum bagi MBR kepada pemerintah pusat dan ditargetkan rumah tangga yang akan mendapatkan penyambungan sebanyak 600 kk, sama dengan 2011 yang seluruhnya telah terealisasi.
"Kami telah mengusulkan penyambungan air minum bagi MBR. Penyambungan tersebut nantinya akan di prioritaskan bagi warga yang bermukim di pelosok kecamatan yang hingga saat ini belum dapat menjangkau fasilitas air bersih," tuturnya.
PDAM tetap akan melakukan penyambungan air minum bagi MBR di wilayah Kota Majene, dengan sasaran rumah tangga yang berada di pinggiran kota, seperti masyarakat nelayan di kawasan kumuh dan tidak memiliki fasilitas air bersih memadai.
Arif menuturkan, penyambungan jaringan air bersih bagi MBR merupakan program pemerintah pusat, sehingga pihaknya belum dapat menargetkan berapa jumlah rumah secara rinci yang akan mendapatkan penyambungan tersebut, meskipun telah diprediksi akan terpenuhi sekitar 600 kepala keluarga.
"Kami belum dapat merinci berapa jumlah rumah tangga yang akan mendapatkan penyambungan bagi MBR, karena sampai saat ini kami masih melakukan koordinasi kepada pemerintah pusat sekaligus untuk memperjelas jadwal program ini dijalankan," lanjutnya.
Dia mengakui, pada 2011 telah melakukan penyambungan terhadap 600 rumah tangga dan paling banyak diproyeksikan bagi warga di Kecamatan Malunda, yakni sebesar 200 jaringan. 400 jaringan sisanya dialokasikan kepada beberapa rumah tangga di kecamatan lain secara merata.
Karena beberapa kecamatan yang menjadi prioritas telah mendapat fasilitas air bersih seperti yang dilakukan di Kecamatan Malunda, penyediaan fasilitas air bersih tahun ini rencananya dilakukan secara merata di seluruh kecamatan, sebab masih banyak warga yang masih membutuhkan fasilitas air bersih.
"Selain jaringan air bersih melalui program MBR dengan biaya pemasangan yang terjangkau, kami juga menargetkan penyambungan jaringan air bersih yang tidak termasuk program tersebut ke beberapa rumah warga. Hingga saat ini masih banyak warga yang berada pada kelas ekonomi menengah belum bendapatkan pasokan air bersih," tuturnya.
Arif menargetkan, tahun ini akan melakukan penyambungan secara merata ke sejumlah rumah warga, sehingga warga yang menikmati air bersih akan terus meninggkat, apalagi PDAM telah melakukan penyambungan kebeberapa sumber air termasuk di Desa Galung Lombo Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar.
(T.KR-AAT/S016)
PDAM Majene Layani Penyambungan Air Bersih MBR
COPYRIGHT © 2012

















