Majene, Sulbar (ANTARA News) - Hanya dalam hitungan dua pekan, harga beras di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, telah mengalami peningkatan hingga tiga kali, utamanya beras kepala yang paling banyak diminati warga.
Warga Kecamatan Banggae, Herlina di Majene, Senin, mengungkapkan bsejak dua pekan terakhir, harga beras telah mengalami peningkatan hingga tiga kali dan kenaikan kali ini dianggap cukup drastis sebab terjadi secara beruntutan.
Dua pekan sebelumnya, harga beras kepala kualitas terbaik sebesar Rp7.000 per kilogram dan meningkat Rp500 sepekan kemudian, namun tiga hari lalu menjadi Rp8.000 per kilogram dan saat ini mencapai Rp8.400 per kilogram.
"Biasanya saya membeli beras isi 25 kilogram dan harganya saat ini sudah mencapai Rp210 ribu per sak. Kami khawatir jika harganya kembali meningkat, namun belum ada antisipasi yang dilakukan oleh pihak terkait," keluhnya.
Herlina berharap, pemerintah melalui dinas terkait segera melakukan melakukan operasi pasar agar harga beberapa jenis kebutuhan pokok lainnya tidak ikut melonjak sebab dipengaruhi oleh lonjakan harga beras.
Tidak hanya dikeluhkan oleh ibu rumah tangga, kenaikan itu juga dikeluhkan kapala rumah tangga, Mustakim yang juga merupakan pegawai negeri sipil di lingkup Pemkab Majene.
Dia mengatakan, peningkatan harga beras selama dua pekan terakhir ini membuat warga semakin kesulitan sebab hal tersebut disertai dengan lonjakan harga kebutuhan pokok lainnya. Tentunya akan memberikan efek yang buruk terhadap perekonomian warga.
"Meskipun kami memiliki penghasilan tetap sebagai PNS, namun dengan adanya kenaikan harga beras membuat sejumlah harga kebutuhan pokok melambung tinggi. Hal ini saya rasakan sebab istri di rumah juga mengeliuhkan hal tersebut," tuturnya.
Sementara itu, pedagang di pasar sentral Majene, Fajriah memperkirakan kenaikan tersebut terjadi akibat pasokan beras dari beberapa kabupaten pemasok terlambat. Meskipun ada beberapa pasokan yang mendistribusikan beras ke Majene, namun harganya juga terbilang meningkat.
"Mungkin ini pengaruh lambatnya masa panen di sejumlah daerah pemasok seperti di Kabupaten Polewali Mandar, Sulbar, serta Kabupaten Pinrang dan Sidrap, Sulawesi Selatan, sehingga pasokan beras di Majene juga sangat terbatas," katanya. (T.KR-AAT/S025)
Harga Beras di Majene Terus Meningkat
COPYRIGHT © 2012
Baca Juga
- Gubernur Sulbar Pantau Sengketa Pulau Lerek-Lerekang
- Gerindra Sulbar Sosialisasikan Prabowo Capres 2014
- PLN : Infrastruktur Jalan Buruk Hambat Listrik masuk Desa
- PLN Mamuju : Ketaatan Membayar Listrik Makin Baik
- e-KTP Majene Ditarget Rampung Sesuai Batas Kemendagri
- Pabrik Aspal Kontraktor Jalan Ganggu Warga
- sulbar akan Pertahankan Lere-Lerekang
- DKP Siapkan Anggaran Pembangunan Sarana Budidaya Udang

















