Mamuju (ANTARA News) - Pengusaha muda asal Sulawesi Tenggara, La Isan Laba'asa, ST mengincar kursi Dewan Perwakilan Rakyat RI pada Pemilu 2014

"Memang benar saya memiliki niat untuk maju pada Pileg 2014 untuk merebut kursi DPR RI, keikutsertaan saya bukan untuk daerah pemilihan (Dapil) Sulbar melainkan dapil Sulawesi Tenggara (Sultra),"katanya usai dilantik menjadi anggota Lembaga Pembangunan Jasa Konstruksi di Mamuju, Selasa.

Menurutnya, persiapan untuk maju di Pileg telah lama digadang-gadang melalui kendaraan partai politik Golongan Karya (Golkar).

"Saya telah banyak melakukan komunikasi dengan DPP partai Golkar di Jakarta. Sinyal yang diberikan DPP cukup meyakinkan untuk bisa memenuhi hajat maju di pileg 2014 menjadi calon anggota DPR RI,"ujar La Isan.

Walau dirinya saat ini banyak berkipra di Sulbar selaku pengusaha jasa konstruksi kata dia, dirinya tetap yakin masih mendapat kepercayaan dari masyarakat di Sultra terkhusus pada wilayah Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko (Wakatobi).

"Wilayah Wakatobi merupakan daerah kampung halaman saya sejak duduk dibangku SD, SMP. Sampai saat ini pun saya harus mondar-mandir Sulbar-Sultra dan ke Jakarta dalam rangka pengembangan usaha jasa konstruksi yang telah saya geluti sejak menyelesaikan studi Akademik Tekhnis Industri Makassar (ATIM) 1995,"katanya.

Keinginan maju di Pileg kata dia, bukan tanpa alasan yakni ingin merangkul komunitas masyarakat perantau yang eksodus ke wilayah Sultra.

"Sultra merupakan tempat perantauan bagi masyarakat Bugis, Makassar dan beberapa daerah lainnya diluar pulau Sulawesi. Makanya, masyarakat yang eksodus ke Sultra ini akan diberikan perhatian tanpa harus mengabaikan komunitas masyarakay lokal,"jelas La Isa.

Dia mengatakan, perlu ada perhatian lebih bagi masyarakat pendatang di Kendari khususnya bagi komunitas masyarakat Bugis dan Makassar.

"Kurangnya perhatian bagi masyarakat yang eksodus di Kendari menjadi motivasi saya untuk memberikan pengabdian tertinggi kepada masyarakat umum. Tidak boleh ada sikap diskriminatif bagi warga yang ada di Sultra,"ujarnya.

Peluang untuk mendapatan suara dari 2,2 juta jiwa penduduk dari 12 kabupaten di Sultra kata dia, cukup memungkinkan untuk mendapatkan simpati dari masyarakat pada Pileg 2014.

"Saya cukup optimistis bisa merebut hati masyarakat Sultra. Apalagi, saya akan berlabuh bersama partai Golkar untuk bertarung pada Pileg 2014," ujarnya. (T.KR-ACO/S016)