Makassar (ANTARA News) - Guru honorer di lingkup Pemkot Makassar mencapai lebih dari 6.000 orang atau sekitar 40 persen dari 16 ribu orang jumlah tenaga pengajar.
"Kita sudah kelebihan guru, khususnya guru SD, namun kuota pengangkatan CPNS setiap tahun hanya 100 orang lebih," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Mahmud BM di Makassar, Selasa.
Menurut dia, rata-rata kebutuhan guru berstatus PNS per tahun 500 - 600 orang untuk menggantikan guru yang sudah pensiun, namun kuota pengangkatan CPNS hanya sekitar 125 orang saja dari BKN.
Karena itu, lanjut dia, jumlah usulan ke BKN hanya dapat dipenuhi seperlima dari jumlah kebutuhan per tahun.
Bekaitan dengan banyak jumlah guru honorer di kota berjulukan "anging Mammiri" ini, dia mengatakan, seharusnya pihak sekolah tidak lagi menerima guru honorer.
"Jadi, cukup mengoptimalkan tenaga guru yang ada saja, sehingga guru honorer tidak terus bertambah," katanya.
Sementara itu, salah seorang guru honorer SD Negeri Kalukuang, Makassar mengatakan sudah hampir sepuluh tahun mengajar, namun belum juga mendapatkan kesempatan menjadi PNS.
"Meskipun honor seadanya saja, namun karena kecintaan mengajar pada anak-anak, jadi tetap saya jalani," kata lulusan program PGSD Universitas Negeri Makassar ini. (T.S036/S016)
Guru Honorer di Makassar 6.000 Orang
COPYRIGHT © 2012
Baca Juga
- Dinas Pendidikan Optimistis Kelulusan SD 100 Persen
- Pengamanan Naskah Soal UN Diperketat
- Peserta UN Dilarang Konvoi pada Hari Terakhir
- 2.000 Pelajar Makassar Ikuti "Try Out" Telkomsel
- Pemkot Alokasikan 4.475 Beasiswa untuk Siswa SMA
- Jumlah Guru SD Makassar Melampaui Batas
- Disdik Sulsel akan Bayar Gaji Guru Honor
- BPK Rekomendasikan Pemkot Agar Disiplinkan Disdik

















