Mamuju (ANTARA News) - DPRD Provinsi Sulawesi Barat menyatakan setuju akan menganggarkan biaya untuk penambahan lahan untuk pembangunan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Provinsi Sulbar.

Ketua DPRD Sulbar, Hamzah Hapati Hasan di Mamuju, Jumat, mengatakan, DPRD Sulbar setuju usulan pemerintah di Sulbar yang akan menambah luas lahan Poltekkes Provinsi Sulbar di tahun 2013.

Ia mengatakan, DPRD Sulbar akan mengalokasikan anggaran melalui APBD Sulbar tahun 2013 untuk menambah luas lahan Poltekkes Sulbar dari lima hektare menjadi 10 hektare.

Selain itu, kata dia, DPRD Sulbar juga sepakat akan membangun sejumlah fasilitas di kampus Poltekkes Sulbar seperti sarana listrik air bersih dan perpustakaan serta asrama mahasiswanya juga dengan menggunakan APBD .

Ia mengatakan, kampus Poltekkes yang posisinya starategis antara Kota Mamuju dan Bandara Tampapadang Mamuju, kini memiliki 600 mahasiswa dan segera akan melakukan wisuda 200 mahasiswanya pada bulan September tahun 2012.

Poltekkes Sulbar yang saat ini memiliki 30 tenaga dosen akan terus dikembangkan pemerintah di Sulbar baik sarana dan tenaga pendidiknya sehingga kampus tersebut menjadi kampus kesehatan terbesar di Sulbar.

"Pada tahun 2012 kembali pemerintah pusat mengucurkan anggaran sebesar Rp17 miliar untuk lanjutan pembangunan Poltekkes Sulbar melalui anggaran APBN tahun 2012," kata gubernur.

Ia mengatakan, anggaran untuk pembangunan Poltekkes Sulbar tersebut, telah tertuang dalam daftar isian dokumen anggaran (Dipa) Provinsi Sulbar tahun 2012.

Menurut dia, anggaran tersebut nantinya akan digunakan untuk melaksanakan pembangunan kampus Poltekkes Sulbar diantaranya untuk digunakan membangun laboratorium, kemudian auditorium dan ruang belajar mahasiswa pada empat Program Studi di kampus Poltekkes.

Gubernur mengatakan, pembangunan kampus Poltekkes Provinsi Sulbar, yang di Desa Bambu Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju, telah menelan anggaran sekitar 60 miliar sejak dibangun mulai tahun 2009.

Anggaran itu telah habis digunakan membangun Rektorat Poltekkes tiga lantai dengan jumlah ruangan yang dimiliki sekitar 12 unit. (T.KR-MFH/A035)