Makassar (ANTARA News) - Beberapa kabupaten/kota belum memberikan persetujuan terhadap rencana pemerintah provinsi Sulawesi Selatan melakukan kerjasama program kesehatan gratis kepada PT Asuransi Kesehatan yang melayani seluruh warga di 24 kabupaten/kota.

Sekretaris Komisi E Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Sulsel Jafar Sodding di Makassar, Jumat, mengatakan, komisi E tidak pernah lagi mendapat informasi rancangan tersebut dari Dinas Kesehatan Sulsel sejak rapat terakhir November 2011.

"Karena repot jika diberlakukan sebagian. Padahal kabupaten/kota bervariasi. Yang tidak setuju sudah merasa cukup dengan kerjasama selama ini," katanya.

Rencana kerjasama dengan PT Askes dimaksudkan untuk mempertajam program kesehatan gratis Sulsel yang digulirkan sejak 2008, dimana belum seluruhnya masyarakat kurang mampu yang mendapat kartu Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) ataupun kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas).  

Pada rapat terakhir DPRD Sulsel dengan Dinas Kesehatan dan PT Askes (November 2011), terungkap ada beberapa kabupaten/kota seperti, Makassar, Gowa, Pangkep, Bone yang menolak pola kerjasama baru program kesehatan gratis Sulsel sepenuhnya dilaksanakan PT Askes.

Kabupaten/kota tersebut merasa sudah cukup dengan pola kerjasama pendidikan gratis yang berjalan selama ini. Mereka menilai premi yang ditawarkan PT Askes terlalu mahal, disisi lain pelayanan yang diberikan selama ini belum maksimal.  

"Kita minta progresnya, karena bukan hanya eksekutif yang menyetujui, penetapan anggaran juga harus dengan DPRD setempat. Karena kalau tidak seirama, ribut," ucap Jafar yang juga kandidat calon Walikota Makassar.  

Kerjasama kesehatan gratis dengan PT Askes dirancang untuk warga Sulsel yang tidak memiliki kartu Jaminan Pelayanan Kesehatan (JPK) dari Askes, Jamkesmas, Jamkesda, Jamsostek dan asuransi lainnya, boleh menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK) untuk berobat di RS Pemprov dan empat RS Regional masing-masing di Bulukumba, Bone, Parepare, dan Palopo.

Rencana pemprov Sulsel mempihakketigakan program kesehatan gratis mulai di bahas oleh komisi E dan seluruh pimpinan komisi DPRD Sulsel sejak Januari 2011.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Rachmat Latief, mengatakan, dana program kesehatan gratis pada APBD Sulsel 2011 sebesar Rp174 miliar, masing-masing Rp61 miliar digelontorkan ke rumah sakit milik pemerintah provinsi dan Rp113 miliar ke seluruh RSUD dan 420 Puskesmas di 24 kabupaten/kota di Sulsel.

Ia mengatakan, anggaran kesehatan gratis tersebut untuk memberi jaminan berobat secara cuma-cuma kepada 4,5 juta warga Sulsel yang tidak memiliki kartu JPK yang bersumber dari APBN seperti Jamkesmas, Askes, dan Jamsostek.

Data Dinas Kesehatan Sulsel menyebutkan dari jumlah penduduk Sulsel sebanyak 8,3 juta jiwa, yang terlayani Jamkesmas sekitar 1,2 juta orang, Askes PNS 775 ribu orang, dan sisanya Askes TNI/Polri dan Askes lainnya.

Sementara, PT Askes, merencanakan anggaran Rp5.000 per orang setiap bulan untuk pengobatan gratis bagi 14 jenis penyakit, seperti yang tertuang dalam peraturan daerah 2008 tentang penyelenggaraan kesehatan gratis.(T.KR-MH/S006)