Makassar (ANTARA NEWS) - Dirut PD Parkir Makassar Raya Aryanto Dammar mengatakan, pihaknya akan menatar 1.200 juru parkir yang tersebar di kota berjulukan "anging mammiri".
"Penataan juru parkir itu dimaksudkan supaya ke depan wilayah perparkiran di titik-titik tertentu tidak semrawut lagi," kata Aryanto di Makassar, Senin.
Dia mengatakan, munculnya kemacetan di beberapa titik di Kota Makassar seperti kawasan mal, pertokoan dan sarana layanan publik, karena dipicu rendahnya kesadaran masyarakat untuk memarkir kendaraan dengan baik.
Selain itu, juga karena ada sejumlah juru parkir yang kurang tertib menata kendaraan yang diparkir. Karena itu, memberikan sosialisasi pada juru parkir bagaimana memarkir kendaraan dengan baik, serta lokasi mana yang tidak boleh digunakan untuk area parkir misalnya Jalan AP Pettarani.
Mengenai adanya juru parkir liar di lapangan, dia mengimbau kepada masyarakat agar bersikap tegas tidak memberikan uang parkir apabila tidak memakai seragam dan memiliki karcis resmi yang direkomendasikan PD Parkir dan Dinas Pendapatan Kota Makassar.
Alasannya, keberadaan juru parkir liar telah menghilangkan potensi pendapatan asli daerah, selain merugikan masyarakat umum.
Berkaitan dengan hal tersebut, dia berharap, agar masyarakat berani melaporkan apabila ada yang dicurigai sebagai juru parkir liar.
Sementara itu, menurut salah seorang warga Kerung-Kerung, Makassar Hasnilawati, keberadaan juru parkir liar kerap tidak mengindahkan terjadinya kemacetan, termasuk kurang mampu mengatur kendaraan yang dimasukkan di area parkir, sehingga resiko kendaraan menjadi tergores atau lecet cukup tinggi.
"Ini jelas-jelas merugikan masyarakat, sementara uang parkir yang dipungut tidak disetor ke kas daerah," katanya.
(T.S036/M009)
PD Parkir Tatar 1.200 Jukir
COPYRIGHT © 2012

















