Makassar (ANTARA News) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) akan menindaklanjuti pembicaraan mengenai kemungkinan dibukanya konektivitas penerbangan Makassar-Singapura-Jeddah.
"Jadi kita mau cari penerbangan apa yang ada di sana (Changi International Airport) yang bisa terhubung dengan rute penerbangan langsung Makassar-Singapura. Jadi sampai di sana calon haji dan umroh melanjutkan perjalanan menggunakan maskapai penerbangan lain, apakah Emirat Airlines atau apa," jelas Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu'mang di Makassar, Senin.
Menurutnya, rencana kunjungan kerja Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo ke Singapura pada 2 Maret 2012, kemungkinan untuk membahas tindak lanjut kerja sama dengan Changi Airport Group. "Mungkin tindak lanjut dari kemarin. Ini baru rencana, saya lihat jadwalnya tadi," ujarnya.
Sebelumnya, wakil gubernur pernah mengungkapkan usulan menjadikan Singapura sebagai rute penghubung penerbangan Makassar-Jeddah sebagai rute alternatif. Sambil menunggu terealisasinya rute penerbangan langsung Makassar-Jeddah.
Bandara Internasional Changi, Singapura akan diminta untuk mencarikan rute penerbangan penghubung sementara.
Dengan dijadikannya Singapura sebagai rute penghubung penerbangan Makassar-Jeddah, menurutnya, juga akan ikut mendorong tingkat keterisian penumpang rute penerbangan langsung Makassar-Singapura karena antusiasme warga Sulsel untuk melaksanakan ibadah umroh tinggi.
Terkait opsi lain yaitu rute penerbangan langsung Makassar-Madinah, ia mengatakan, rute penerbangan tersebut sebenarnya akan lebih efisien dari sisi jarak dibandingkan rute penerbangan Makassar-Jeddah.
Meski demikian, Pemerintah Provinsi Sulsel tetap berharap pada terealisasinya rute penerbangan langsung Makassar-Jeddah.
Apalagi saat ini, perpanjangan landasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dari 3.100 meter menjadi 3.500 meter tengah dikerjakan agar dapat didarati pesawat berbadan besar seperti Boeing 747-400.(T.KR-RY/S006)
Sulsel Tindaklanjuti Konektivitas Penerbangan Makassar-Singapura-Jeddah
COPYRIGHT © 2012
Baca Juga
- AAI : Semua Saksi Korupsi Bansos Layak Ditersangkakan
- Festival Internasional Budaya Bajo Kurang Diminati
- Empat Stikes Akui Pungli Dilakukan Dinkes Sulsel
- Asuransi Kesehatan Bagi Anggota PWI Sulsel
- Pengamat : Kasus Moko harus Dituntaskan Secara Profesional
- Pengamat : Pemanfaatan Beasiswa Pemprov Sulsel Belum Optimal
- Eksepsi Terdakwa Korupsi Bansos Ditolak Hakim
- Hakim Diminta Bersikap Netral Tangani Korupsi Bansos

















