"Pada 2012 pemerintah pusat mengalokasikan anggaran untuk pengadaan tempat tidur pasien sebanyak 120 ribu unit," kata Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono, saat berkunjung ke Provinsi Sulbar, Sabtu.
Dalam kunjungannya di Sulbar, Menkokesra memberikan sejumlah bantuan seperti beasiswa miskin, dana biaya operasional pendidikan dan kendaraan penanggulangan bencana.
Menkokesra mengatakan, salah satu kendala yang dihadapi pemerintah dalam melakukan peningkatan pelayanan kesehatan adalah kurangnya sarana tempat tidur bagi pasien yang akan berobat di rumah sakit.
Sehingga ia mengatakan, pasien yang berobat dirumah sakit banyak diterlantarkan tanpa mendapatkan perawatan maksimal dari pihak rumah sakit sehingga berpengaruh terhadap pelayanan kesehatan di negara kita.
"Di negara kita masih kekurangan sekitar 240 ribu kamar tidur, makanya tahun ini diadakan sekitar 120 ribu tempat tidur untuk mengurangi sedikit jumlah kekurangan tempat tidur yang ada di seluruh rumah sakit negara kita," katanya.
Ia mengatakan, fasilitas pengadaan sarana dan prasarana kesehatan di rumah sakit akan terus dioptimalkan pemerintah karena dengan begitu maka masalah infrastruktur kesehatan yang selama ini masih banyak belum memadai bagi pelayanan kesehatan sedikit demi sedikit dapat diminimalisir.
Ia berharap dengan dilengkapinya sarana infrastruktur kesehatan maka negara kita akan dapat bersaing dengan negara lain dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
"Negara Singapura dan Malaysia sudah bagus dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat bahkan menjadi negara rujukan dari pasien yang ada di negara yang pelayanan kesehatannya kurang seperti Indonesia, karena negara itu sudah membangun infrastruktur kesehatannya dengan maksimal disamping meningkatkan kualitas para tenaga medis," katanya. (T.KR-MFH/M027)

















