Mamuju (ANTARA News) - Menteri Koordinator dan Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono, menyerahkan bantuan untuk biaya operasional Madrasah sebesar Rp8 miliar.

"Bantuan operasional ini diperuntukkan untuk sekolah Madrasah Tsanawiyah ini dalam rangka mendukung peningkatan kualitas dan mutu bagi anak didik yang ada di daerah," kata Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh usai menerima secara simbolis dari Menkokesra Agung Laksono di gedung auditorium kantor Gubernur Sulbar di Mamuju, Sabtu.

Menurutnya, anggaran dana BOS bagi sekolah madrasah ini diperuntukkan untuk lima kabupaten yang ada di Sulbar diantaranya Kabupaten Mamuju, Majene, Polman, Mamasa dan Mamuju Utara.

Ia berharap, dengan bantuan alokasi anggaran BOS tahun anggaran 2012 ini tentunya bisa dimanfaatkan sesuai petunjuk tekhnis yang telah ada.

"Dana BOS bagi Madrasah ini harus dikelola secara tepat sasaran. Jangan ada yang mencoba memanfaatkan dana BOS diluar dari peruntukannya," ungkanya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulbar, Drs H Mukhlis Latif mengatakan, bantuan yang diberikan oleh Menkokesra ini merupakan dana yang di plot melalui APBN Kementerian Agama (Kemenag) RI.

"Bantuan BOS ini memang telah terplot melalui Dipa APBN tahun anggaran 2012 untuk Kemenangan Sulbar," ujarnya.

Selain itu, kata dia, dalam kesempatan ini juga telah diserahkan bantuan secara simbolis untuk bantuan siswa miskin senilai Rp3 miliar lebih.

Ia berharap, dukungan anggaran untuk sekolah keagamaan ini minimal mampu meringankan beban orang tua murid untuk melanjutkan pendidikannya pada sekolah madrasah yang ada di Sulbar.

"Bantuan siswa miskin ini memiliki manfaat yang besar. Makanya, alokasi anggaran pendidikan itu dari tahun ke tahun bisa ditingkatkan," ujarnya. (T.KR-ACO/F003)