Ketua Komisi A DPRD Sulsel Tenri Olle Yasin Limpo di Makassar, Senin mengatakan, alasan KPU Takalar menunda pilkada karena keterlambatan anggaran tidak logis.
"Waktu Komisi A peninjauan ke sana, mereka sudah siap. Jika belakangan ada pernyataan KPU bahwa molor karena anggaran, itu tidak logis dan menjadi pertanyaan karena anggaran sudah ditetapkan," ucapnya.
Ia mengemukakan, tidak ada alasan bagi KPU Takalar untuk menunda pilkada apabila anggaran dan Daftar Penduduk Potensial Pemilih (DP4) sudah siap.
Demikian juga dengan adanya penyelenggaraan 10 pemilihan kepala desa di Takalar selama 2012, Komisi A menilai hal tersebut tidak masuk akal jika dikatakan mengganggu pilkada.
"Karena pemilihan kepada desa tidak akan menambah daftar pemilih," kata Tenri yang berasal dari daerah pemilihan Gowa, Takalar, Jeneponto.
Sebelumnya, Bupati Takalar Ibrahim Rewa meminta kepada KPU setempat menunda Pilkada Takalar ke September 2012 karena berbagai pertimbangan termasuk kesiapan anggaran.
Hanya saja, beberapa kalangan menduga, rencana penundaan tersebut disebabkan karena KPU setempat mendapat interpensi dari salah satu kandidat bupati.
Saat ini ada lima nama yang ramai dibicarakan maju di pilkada Takalar termasuk putra Ibrahim Rewa, Natsir Ibrahim yang bersaing dengan anggota DPRD Sulsel Burhanuddin Baharuddin untuk dicalonkan Partai Golkar.
(T.KR-MH/S023)

















