Makassar (ANTARA News) - Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Selatan akan memanggil pimpinan PT Pertamina setempat jika kelangkaan gas elpiji tiga kilogram belum teratasi pekan ini.

Ketua Komisi D DPRD Sulsel Hery Suhari Attas di Makassar, Selasa mengatakan, Pertamina harus bertanggung jawab atas terkatung-katungnya kebutuhan dasar rakyat yang sudah berlangsung seminggu lebih.

"Gas curah sudah ada sehingga kalau dalam pekan ini kelangkaan gas belum berakhir maka kita akan meminta penjelasan pihak Pertamina," katanya.

Ia mengemukakan, DPRD memberikan ruang kepada PT Pertamina dalam pekan ini untuk mendistribusikan gas ke 24 kabupaten dan kota.

Jika pekan depan masih ada masyarakat yang mengeluhkan kelangkaan gas, maka saat itu DPRD langsung meminta keterangan secara resmi dari pimpinan Pertamina setempat.

Selain itu, Hery juga menyesalkan melambungnya harga gas 3 kilogram yang menembus hingga Rp22 ribu dari harga sebelumnya yang hanya sekitar Rp14 ribu.

Politisi Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) ini meminta kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta PT Pertamina melakukan operasi pasar atas melonjaknya harga gas di beberapa agen.  (T.KR-MH/S023)