Mamuju (ANTARA News) - Gubernur Sulawesi Barat H Anwar Adnan Saleh meminta para pengusaha tetap bersinergi dengan pemerintah untuk mendukung peningkatan produksi dan mutu kakao di daerah ini.

"Kalangan dunia usaha yang dibawa para menteri ke Sulawesi Barat ini diharapkan bersinergi dengan pemerintah karena banyak hal yang bisa dilakukan khususnya membangun industri pengolahan kakao," katanya dalam acara tatap muka dengan tiga menteri dan pengusaha di auditorium kantor gubernur di Mamuju, Selasa.

Tiga menteri yang hadir dalam acara itu adalah Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Menteri Perindustrian MS Hidayat dan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan.

Para menteri ini mengajak 25 pengusaha kakao nasional dan internasional untuk melihat langsung potensi komoditas unggulan di Sulbar.

Karena itu, kata dia, kalangan dunia usaha yang hadir dalam acara kunjungan para menteri ini diharapkan berberkomitmen untuk membangun industri kakao dalam rangka mendukung Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) koridor Sulawesi tahun 2012-2015.

"Sudah ada beberapa investor yang akan membangun pabrik pengolahan kakao di Mamuju, salah satunya PT Nestle," kata dia.

PT Nestle saat ini telah mengembangkan tanaman kakao dengan memberikan pelatihan untuk meningkatkan keahlian para petani di Mamuju.

Pada 2012, kata dia, sekitar 1.500 petani kakao di Sulbar akan diberikan pelatihan dan diharapkan mereka memiliki kemampuan untuk mengembangkan produksi kakao dengan menggunakan teknologi budidaya yang lebih baik.

"Program itu akan dilanjutkan pada 2013 dan 1.500 petani kakao akan kembali dilatih meningkatkan keahliannya, kemudian 2014 kembali dilatih sekitar 3.000 petani kakao," katanya.

Gubernur mengatakan, Nestle yang merupakan perusahaan multinasional di bidang produsen makanan dan minuman asal Swiss juga telah menyatakan niatnya menanamkan modalnya untuk membangun pabrik pengolahan kakao di Sulbar.

Menurut dia, niat PT Nestle yang akan mengembangkan kakao di Sulbar dengan membangun pabrik pengolahan kmoditas itu akan semakin menumbuhkan industri kakao serta meningkatkan ekonomi daerah karena Sulbar akan berubah menjadi daerah industri kakao. (T.KR-ACO/E005)