Mamuju (ANTARA News) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah meminta pemerintah pusat konsisten membangun industri sebagai bentuk komitmen membangun perekonomian di Pulau Sulawesi.

"Pemerintah di Sulteng berharap bukti nyata dari komitmen pemerintah pusat yang akan membangun industri di Sulawesi," kata Wakil Gubernur Sulteng Sudarto saat berdialog dengan tiga menteri di Mamuju, Selasa.

Tiga menteri yang berkunjung ke Sulawesi Barat (Sulbar) adalah Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, dan Menteri Perindustrian Mohamad S Hidayat.

Ia mengatakan, Sulawesi memiliki sejumlah komoditas yang bisa dikembangkan menjadi industri seperti kakao, rotan dan sawit serta sejumlah komoditas lainnya, sehingga pemerintah pusat harus konsisten dengan janjinya selama ini untuk membangun industri di Sulawesi.

"Jangan janji saja, industri harus benar benar dikembangkan di Sulawesi, karena industri yang berkembang di Jawa harus diseimbangkan dengan di Sulawesi. Jangan industri hanya dibangun di Jawa, pemerintah pusat harus adil soal pembangunan industri di negara ini," katanya.

Ia juga mendesak tiga menteri yang berkunjung ke Sulbar saat ini menjadi cikal bakal mulai dibangunnya industri di Sulawesi, dan harus diwujudkan secepatnya.

"Pemprov Sulteng sebagai daerah yang memiliki wilayah terluas di Sulawesi mencapai 63 ribu kilometer persegi, paling mendesak pemerintah pusat mewujudkan janjinya, sehingga daerah ini dapat mengembangkan industri yang akan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat," katanya.

Ia meminta pada Februari 2012 ada titik terang bahwa pemerintah pusat sudah akan mewujudkan daerah di Sulawesi menjadi kawasan industri yang dimulai dengan membangun industri rotan, kakao, dan sawit.

Ia juga berharap pemerintah pusat mengalokasikan sejumlah bantuan infrastruktur dalam rangka mendukung kawasan Sulawesi dijadikan pusat pengembangan industri. Kalau tidak dilakukan akan menimbulkan polemik di masyarakat yang saat ini mengharapkan kesejahteraannya meningkat. (T.KR-MFH/E005)